MILAN, ITALIA – Stadion San Siro benar-benar berubah menjadi “neraka” bagi Inter Milan dalam laga Derby della Madonnina, Minggu (8/3/2026). AC Milan sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas rival sekotanya itu berkat gol tunggal bek kiri Pervis Estupinan pada menit ke-35.
Koreografi megah bertuliskan “Benvenuti all’Inferno” yang berarti “Selamat Datang di Neraka” menjadi pembuka dramatis pertandingan. Tulisan berwarna merah-hitam itu terbentang di tribun, sementara terowongan pemain disinari cahaya merah pekat yang menciptakan atmosfer mencekam sejak awal laga.
Tema “neraka” bukan hal baru bagi AC Milan. Jargon tersebut sebelumnya juga digunakan saat peluncuran jersey keempat mereka ketika menjamu Parma pada 22 Februari 2026. Kali ini, pesan itu ditujukan langsung kepada Inter, seolah menghidupkan kembali visi pendiri klub Herbert Kilpin yang menyebut AC Milan sebagai “tim iblis”, dengan warna merah melambangkan api dan hitam sebagai simbol ketakutan bagi lawan.
Atmosfer Derby della Madonnina semakin membara sejak para suporter memasuki stadion. Atraksi visual berupa proyeksi cahaya dan konten LED bertema khusus menyambut penonton di pintu masuk stadion, yang mencapai puncaknya saat pengumuman susunan pemain diiringi pertunjukan cahaya spektakuler.
Pertandingan ini juga dimeriahkan oleh kehadiran atlet Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, Federica Brignone dan Dominik Paris, yang turut menyaksikan langsung duel panas dua klub sekota tersebut.
Gol penentu kemenangan lahir dari aksi Pervis Estupinan yang memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Youssouf Fofana. Sepakan kerasnya tak mampu dihentikan kiper Inter, membuat stadion bergemuruh. Inter sempat berusaha membalas di babak kedua, namun lini pertahanan AC Milan tampil disiplin hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini melanjutkan dominasi AC Milan atas Inter musim ini. Rossoneri tercatat menyapu bersih dua pertemuan di Serie A 2025/2026, keduanya dengan skor identik 1-0. Lebih menarik lagi, AC Milan menjadi satu-satunya tim yang mampu menahan Inter tanpa kebobolan sepanjang musim liga.
Hasil tersebut memangkas jarak Inter di puncak klasemen menjadi tujuh poin dari AC Milan, sekaligus menjaga peluang Rossoneri dalam perburuan gelar Scudetto dengan menyisakan 10 pertandingan.
Derby kali ini kembali menegaskan bahwa San Siro tetap menjadi benteng kokoh bagi AC Milan, tempat di mana “neraka” yang mereka janjikan benar-benar terasa bagi sang rival sekota.