JAKARTA – Sirene peringatan berbunyi di berbagai wilayah Israel, termasuk Tel Aviv dan Yerusalem.
Koresponden Anadolu melaporkan jejak rudal pencegat terlihat di langit Yerusalem Timur, disertai suara ledakan keras. Televisi Israel Channel 12 menyebut jumlah rudal yang ditembakkan Iran dalam salvo terbaru ini “terbatas.”
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan telah menyerang kapal tanker minyak Safesea Vishnu berbendera Kepulauan Marshall di bagian utara Selat Hormuz. Kapal tersebut disebut mengabaikan peringatan berulang dari pihak Iran. IRGC memperingatkan lalu lintas kapal di Teluk Persia dan Selat Hormuz kini menghadapi risiko meningkat, serta meminta kapal komersial mematuhi aturan pelayaran Iran.
Ketegangan juga meluas ke pangkalan militer Amerika Serikat. Media AS melaporkan sejumlah tentara mengalami luka serius akibat serangan Iran di Kuwait pada awal konflik. CBS News mengutip sumber anonim bahwa enam tentara tewas, sementara korban lain menderita cedera berat seperti trauma otak, luka bakar, dan kehilangan ingatan. Sekitar 20 tentara dirawat di Pusat Medis Regional Landstuhl, Jerman, dengan lebih dari 100 tenaga medis dikerahkan untuk penanganan.