JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 di Kupang, NTT, Rabu (18/3/2026) siang ini.
Berdasarkan data BMKG, aktivitas seismik mulai terdeteksi sekitar pukul 13:50 WIB dengan parameter awal yang masih terus mengalami penyempurnaan.
Pemutakhiran data menunjukkan adanya peningkatan magnitudo secara bertahap hingga akhirnya dikonfirmasi sebagai gempa dengan kekuatan signifikan di kawasan tersebut.
Riwayat pencatatan menunjukkan gempa pertama terdeteksi pada pukul 13:50:25 WIB dengan koordinat -9.80 LS dan 124.28 BT pada kedalaman 33 kilometer.
Dalam beberapa menit berikutnya, sistem BMKG memperbarui kekuatan gempa dari magnitudo awal menjadi 3,44 lalu meningkat ke 3,66.
Pergerakan aktivitas tektonik terus dipantau hingga pukul 13:52 WIB dengan magnitudo kembali mengalami kenaikan menjadi 3,73 dan 3,71 berdasarkan metode pengukuran berbeda.
Data lanjutan pada pukul 13:54 WIB menunjukkan peningkatan signifikan dengan magnitudo mencapai 3,95 pada kedalaman yang bertambah menjadi 43 kilometer.
Pembaruan terakhir dalam rangkaian data real-time tercatat pukul 14:01 WIB dengan magnitudo 3,91 pada kedalaman 46 kilometer.
BMKG kemudian mengonfirmasi kejadian gempa utama yang terjadi pada pukul 13:48:58 WIB di wilayah Timor.
Gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 4,1 dengan pusat berada di koordinat 9,86 Lintang Selatan dan 124,27 Bujur Timur serta kedalaman 46 kilometer.
Lokasi gempa berada di kawasan perairan sekitar Timor yang dikenal sebagai zona aktif pergerakan lempeng tektonik.
Hingga laporan ini disusun, belum terdapat informasi resmi terkait dampak kerusakan maupun potensi lanjutan gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan aktivitas seismik berikutnya.
Pemantauan terus dilakukan secara intensif untuk memastikan perkembangan terbaru dapat segera diinformasikan kepada publik.***