JAKARTA – Laga pekan ke-30 Serie A 2026 antara Como dan Pisa di Stadio Sinigaglia pada Minggu (22/3/2026) waktu setempat berubah menjadi panggung dominasi mutlak tuan rumah dengan kemenangan telak 5-0.
Como 1907 tampil agresif sejak menit awal dan langsung menunjukkan kualitas permainan menyerang yang sulit dibendung oleh Pisa sepanjang pertandingan.
Hasil Como vs Pisa ini sekaligus mempertegas performa impresif skuad asuhan Cesc Fàbregas yang semakin solid di fase krusial musim.
Gol pembuka lahir cepat melalui Assane Diao pada menit ke-7 yang menandai kembalinya ia ke papan skor setelah hampir satu tahun absen mencetak gol.
Momentum tersebut berlanjut ketika Diao kembali berperan penting dengan memberikan assist kepada Tasos Douvikas pada menit ke-29 untuk menggandakan keunggulan.
Gol tersebut menjadi koleksi ke-11 Douvikas musim ini dan menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 2-0 bagi Como.
Memasuki babak kedua, Como tidak mengendurkan tekanan dan langsung menambah gol melalui Martin Baturina pada menit ke-48.
Gol tersebut menjadi yang keenam bagi Baturina musim ini sekaligus memperlebar jarak menjadi 3-0 atas Pisa.
Dominasi Como semakin tak terbendung ketika dua gelandang asal Argentina, Nico Paz dan Máximo Perrone, turut mencatatkan nama di papan skor.
Nico Paz mencetak gol pada menit ke-75 setelah menerima umpan dari Alberto Moreno.
Tak lama berselang, Máximo Perrone menutup pesta gol Como pada menit ke-81 lewat assist Nicolas Kühn.
Pertandingan pun berakhir dengan skor mencolok 5-0 untuk kemenangan Como atas Pisa.
Menariknya, pertandingan ini juga disaksikan sejumlah pemain NFL ternama seperti Micah Parsons, Justin Fields, Kyle Pitts, Bijan Robinson, Nick Emmanwori, dan Will Johnson yang hadir langsung di stadion.
Selain itu, talenta muda Italia Cristiano De Paoli masuk dalam daftar skuad, sementara Edoardo Goldaniga mendapatkan tambahan menit bermain pasca pulih dari cedera.
Como tampil dengan susunan pemain utama yang solid di bawah mistar yang dijaga Butez serta lini pertahanan yang diperkuat Van der Brempt, Kempf, dan Diego Carlos sebelum digantikan Goldaniga.
Di lini tengah dan serang, kombinasi Perrone, Da Cunha, Nico Paz, hingga Douvikas menjadi kunci dominasi permainan sepanjang laga.
Sementara itu, Pisa yang dilatih Oscar Hiljemark kesulitan mengembangkan permainan meski mencoba melakukan beberapa pergantian pemain di babak kedua.
Wasit Luca Pairetto memimpin jalannya pertandingan dengan tambahan waktu dua menit serta mengeluarkan kartu kuning untuk Canestrelli dan Angori.
Pertandingan ini disaksikan oleh 11.137 penonton yang memenuhi Stadio Sinigaglia dan menjadi saksi kemenangan besar Como di kandang sendiri.
Kemenangan telak ini menjadi sinyal kuat bahwa Como 1907 tengah berada dalam performa terbaiknya untuk bersaing di papan atas Serie A musim ini.
Line-up Como 1907: Butez; Van der Brempt, Kempf, Diego Carlos (Goldaniga 77’); Moreno, Perrone, Da Cunha (Caqueret 58’), Rodriguez (Baturina 37’), Paz, Diao (Kühn 77’), Douvikas (Morata 59’).
Subs: Törnqvist, Vigorito, Cavlina, Valle, Sergi Roberto, Lahdo, Smolčić, Vojvoda, De Paoli.
Pelatih: Cesc Fàbregas.
Line-up Pisa: Andrade; Angori, Caracciolo, Canestrelli (Iling 77’), Leris, Højlholt, Tramoni (Piccinini 77’), Akinsanmiro (Meister 46’), Moreo (Stojilkovic 51’), Loyola (Stengs 64’), Albiol.
Subs: Semper, Luppichini, Bozhinov, Touré, Coppola, Calabresi, Bottazzi, Pereira.
Pelatih: Oscar Hiljemark.***