JAKARTA – Amerika Serikat dan Tiongkok mencapai kesepakatan penting dalam pembicaraan bilateral di Beijing. Gedung Putih menyatakan kedua negara sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Selain itu, kedua pihak menegaskan Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk mendukung arus energi global. Presiden Tiongkok Xi Jinping menekankan penolakan terhadap militerisasi selat tersebut maupun upaya mengenakan biaya tol atas penggunaannya.
Gedung Putih juga menyebut Xi menyatakan minat untuk membeli lebih banyak minyak Amerika sebagai langkah mengurangi ketergantungan China pada jalur vital itu di masa mendatang.
“Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk mendukung arus energi yang bebas,” demikian pernyataan Gedung Putih. Kesepakatan ini menandai titik temu antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di tengah ketegangan geopolitik kawasan.