JAKARTA – Tanggal 9 Agustus menjadi penanda sejumlah peristiwa penting dalam sejarah dunia. Dari pembangunan Menara Pisa di Italia, perkembangan gerakan kepanduan internasional, tragedi bom atom di Nagasaki, Jepang, hingga kemerdekaan Singapura, berbagai kejadian pada tanggal ini meninggalkan jejak yang masih dikenang hingga kini.
Salah satu peristiwa paling kelam yang terjadi pada 9 Agustus adalah serangan bom atom Amerika Serikat terhadap Nagasaki pada 1945. Serangan tersebut berlangsung di tengah Perang Dunia II dan menewaskan puluhan ribu orang, sebagian besar di antaranya merupakan warga sipil.
Bom atom yang diberi nama Fat Man dijatuhkan dari pesawat pengebom B-29 bernama Bockscar. Ledakan dahsyat itu menghancurkan sebagian besar wilayah Nagasaki dan menimbulkan korban dalam jumlah besar.
Dampak serangan tidak hanya dirasakan pada saat ledakan. Sejumlah korban kemudian meninggal akibat luka bakar, cedera parah, serta paparan radiasi yang ditimbulkan oleh bom atom tersebut.
Pengeboman Nagasaki terjadi hanya tiga hari setelah Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Dua serangan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peristiwa yang kemudian berujung pada menyerahnya Jepang kepada Sekutu.
Jepang selanjutnya menandatangani dokumen penyerahan diri pada 2 September 1945. Penandatanganan tersebut menandai berakhirnya Perang Dunia II.
Namun, jauh sebelum tragedi Nagasaki, 9 Agustus juga tercatat dalam sejarah sebagai tanggal dimulainya pembangunan salah satu bangunan paling terkenal di dunia.
Pembangunan Menara Pisa di Pisa, Tuscany, Italia, dimulai pada 9 Agustus 1173. Menara yang merupakan bagian dari kompleks katedral itu pada awalnya dirancang untuk berdiri tegak.
Dalam perkembangannya, bangunan tersebut mulai mengalami kemiringan ketika proses pembangunan berlangsung. Kondisi tanah yang tidak stabil menjadi salah satu faktor yang memengaruhi struktur menara.
Pembangunan Menara Pisa dilakukan dalam beberapa tahap dan baru selesai pada 1372. Seiring waktu, bangunan tersebut justru dikenal luas karena kemiringannya dan berkembang menjadi salah satu simbol Italia.
Menara Pisa juga menjadi bagian dari kompleks Piazza del Duomo di Pisa yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.
Peristiwa lain yang berlangsung pada 9 Agustus terjadi pada 1924, ketika Jambore Pramuka Dunia kedua digelar di Ermelunden, Denmark. Kegiatan tersebut berlangsung selama 9-17 Agustus dan diikuti peserta dari 14 negara.
Para peserta mengikuti beragam kegiatan kepanduan. Agenda tersebut antara lain mencakup pengujian keterampilan, kegiatan fisik, pemeriksaan perkemahan, kebersihan, kedisiplinan, hingga hiking.
Jambore itu dibuka oleh Raja Christian X dari Denmark. Pelaksanaan kegiatan tersebut kemudian menjadi salah satu bagian dari perkembangan gerakan kepanduan di tingkat internasional.
Dari Eropa, rangkaian sejarah 9 Agustus juga berlanjut di Asia pada 1965. Pada tanggal tersebut, Singapura resmi menjadi negara merdeka setelah keluar dari Federasi Malaysia.
Sebelumnya, Singapura bergabung dengan Malaysia pada 16 September 1963. Namun, hubungan politik antara pemerintahan Singapura dan pemerintah federal Malaysia kemudian menghadapi berbagai ketegangan.
Situasi tersebut berujung pada keluarnya Singapura dari federasi. Pada 9 Agustus 1965, Singapura resmi berdiri sebagai negara merdeka.
Setelah kemerdekaan, Yusof Ishak menjadi presiden pertama Singapura, sedangkan Lee Kuan Yew menjabat sebagai perdana menteri.
Tanggal 9 Agustus kemudian ditetapkan sebagai Hari Nasional Singapura. Setiap tahun, National Day diperingati untuk mengenang momentum ketika Singapura menjadi negara berdaulat.
Dengan demikian, 9 Agustus tidak hanya mencatat satu peristiwa besar. Dalam rentang waktu yang panjang, tanggal tersebut menjadi saksi berbagai kejadian dengan latar berbeda, mulai dari pembangunan sebuah monumen bersejarah, perkembangan gerakan kepanduan dunia, tragedi kemanusiaan akibat bom atom, hingga lahirnya sebuah negara merdeka di Asia Tenggara.


