JAKARTA — Kebakaran hebat melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam. Amukan si jago merah yang melahap sedikitnya enam lantai gedung tersebut memicu pengerahan ratusan personel pemadam kebakaran hingga proses penyelidikan mendalam oleh kepolisian.
Berikut adalah rangkuman fakta mutakhir mengenai musibah kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta.
1. Kronologi dan Area yang Terbakar
Laporan pertama mengenai kobaran api diterima Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta pada Jumat malam pukul 21.30 WIB. Petugas meluncur ke lokasi dan tiba sekitar pukul 21.39 WIB untuk meredam kobaran api.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengonfirmasi bahwa kobaran api meluas dan merusak beberapa tingkat bangunan sekaligus.
“Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16,” ujar Bayu di lokasi kejadian, Sabtu (8/8/2026) dini hari.
2. Pengerahan Ratusan Personel dan Upaya Pendinginan
Untuk menaklukkan kobaran api, Dinas Gulkarmat menerjunkan armada besar ke lokasi kejadian. Bayu menyebutkan setidaknya ada 30 unit mobil pemadam kebakaran bersama 185 personel yang dikerahkan ke area Gedung Bapenda DKI Jakarta.
Proses pemadaman berlangsung intensif selama beberapa jam. Tim pemadam memfokuskan pertahanan di lantai 10 guna mencegah rembetan api ke lantai bawah. Setelah perjuangan ekstra, proses pendinginan baru dapat dimulai pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.53 WIB untuk memastikan tidak ada lagi sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
3. Dugaan Awal Sumber Api dari Area Renovasi
Mengenai penyebab awal timbulnya percikan api, pihak kepolisian membeberkan dugaan sementara yang mengarah pada salah satu lantai bangunan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, mengungkapkan bahwa informasi awal menunjukkan titik api pertama kali muncul dari lantai 11.
“Kami masih akan memastikan, tadi ada yang menyampaikan, berawal dari lantai 11, di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi,” kata Reynold.
4. Tidak Ada Korban Jiwa dan Evakuasi Pekerja Selamat
Di tengah situasi darurat tersebut, jajaran kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa yang timbul akibat musibah ini.
“Kami juga berkoordinasi dengan Kadis Damkar langsung, sampai dengan malam ini, alhamdulillah tidak ada korban,” pungkas Reynold pada Sabtu (8/8/2026).
Meski demikian, tim penyelamat sempat mengevakuasi seorang pekerja yang terjebak di lantai 15. Usai dievakuasi turun, korban langsung mendapatkan penanganan medis darurat berupa pemberian oksigen guna mengatasi paparan asap pekat, sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
5. Polisi Terjunkan Puslabfor untuk Olah TKP
Guna memastikan penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan menindaklanjutinya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri.
Reynold menerangkan bahwa olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan para saksi mata akan segera dilaksanakan begitu area gedung dinyatakan sepenuhnya aman oleh tim pemadam kebakaran. Ratusan personel kepolisian juga disiagakan di sekitar lokasi guna mengamankan jalur evakuasi serta mempermudah mobilitas armada pemadam dan ambulans.


