JAKARTA — Penyebab kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta belum diketahui. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri kini disiapkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah gedung dinyatakan aman oleh petugas pemadam kebakaran.
Kebakaran terjadi di Gedung Bapenda DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Jakarta Pusat, dan menghanguskan area dari lantai 11 hingga lantai 16. Tim Puslabfor Polri telah berada di lokasi sejak Jumat (7/8/2026) malam untuk menelusuri sumber api.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pemeriksaan oleh tim forensik belum dapat dilakukan karena petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta masih melakukan penyisiran di dalam gedung.
“Dari kepolisian, udah datang tim dari Puslabfor Polri, sudah standby dari tadi malam,” kata Roby kepada wartawan di lokasi, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Roby, kepolisian masih menunggu seluruh proses penyisiran dan pendinginan selesai. Langkah tersebut diperlukan sebelum petugas dapat masuk dan melakukan pemeriksaan terhadap area yang terdampak kebakaran.
“Namun saat ini, tim Puslabfor masih menunggu hasil atau selesainya penyisiran dari Damkar. Jadi nanti, masih ada satu tim Damkar yang di atas, masih melakukan penyisiran,” ujarnya.
Setelah petugas pemadam memastikan kondisi gedung aman, tim Puslabfor akan melakukan olah TKP. Pemeriksaan tersebut menjadi langkah awal kepolisian untuk menemukan titik awal api dan mengungkap penyebab kebakaran.
“Nanti kalau sudah dinyatakan aman untuk polisi masuk dan melakukan olah TKP oleh Labfor Polri, baru kita akan masuk untuk mencari sumber atau sebab dari kebakaran tersebut,” kata Roby.
Kebakaran tersebut terjadi di gedung yang memiliki 16 lantai. Berdasarkan keterangan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, api melanda bagian gedung mulai lantai 11 hingga lantai 16.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.30 WIB. Tim pemadam kemudian bergerak melakukan penanganan sekitar 10 menit setelah laporan diterima.
“Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16,” kata Bayu.
Penanganan api berlangsung hingga Sabtu dini hari. Sekitar pukul 01.53 WIB, petugas mulai memasuki tahap pendinginan setelah proses pemadaman dilakukan.
“Jadi sampai sekarang jam pukul 01.53 ya, alhamdulillah udah mulai pendinginan,” ujar Bayu.
Lamanya proses penanganan tidak hanya disebabkan oleh posisi titik kebakaran yang berada di lantai atas. Petugas juga harus memastikan api tidak merambat ke bagian lain gedung.
Bayu mengatakan sejumlah anggota pemadam bahkan bertahan di lantai 10 untuk mengantisipasi kemungkinan perambatan api dari lantai di atasnya.
“Memang tadi agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan,” katanya.
Setelah seluruh proses penyisiran selesai dan gedung dinyatakan aman, Puslabfor Polri akan masuk untuk melakukan pemeriksaan. Dari olah TKP tersebut, polisi akan menelusuri sumber api dan penyebab kebakaran yang melanda enam lantai Gedung Bapenda DKI Jakarta.
Untuk saat ini, penyebab pasti kebakaran belum disimpulkan. Kepolisian masih menunggu pemeriksaan langsung tim Puslabfor terhadap lokasi kejadian.


