JAKARTA – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menegaskan komitmen negaranya untuk mendukung setiap keputusan yang diambil para pemimpin Palestina dalam proses negosiasi. Pernyataan itu disampaikan pada Rabu (5/8/2026) setelah ia melakukan percakapan telepon dengan Khalil al-Hayya, pemimpin kantor politik Hamas.
“Kami akan mendukung keputusan apa pun yang dibuat oleh kepemimpinan Palestina dalam proses negosiasi,” kata Pezeshkian, seperti dikutip kantor berita Tasnim. Ia juga menekankan bahwa isu Palestina akan selalu menjadi prioritas utama dalam kebijakan luar negeri Iran.
Sementara itu, pada 31 Juli, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Dewan Perdamaian Gaza (BoP) telah menyetujui kesepakatan pelucutan senjata Hamas dan kelompok bersenjata lain di Jalur Gaza. Berdasarkan rencana tersebut, pasukan Israel akan menarik diri secara bertahap seiring kemajuan proses pelucutan senjata.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan telah menyampaikan kekhawatiran kepada Washington terkait rencana itu. Sebelumnya, pada 14 Januari, AS meluncurkan fase kedua dari rencana 20 poin Trump untuk Gaza, yang mencakup pengiriman sedikitnya 600 truk bantuan kemanusiaan per hari, rekonstruksi infrastruktur, serta pembentukan komite teknokrat transisi Palestina di bawah pengawasan Dewan Perdamaian.


