Balapan Formula 1 musim 2026 akan segera berlanjut ke “tanah para samurai”. Sirkuit Suzuka, yang selalu menjadi favorit para pembalap dan penggemar, siap kembali menyajikan drama kecepatan tinggi. Jepang bukan sekadar tuan rumah, melainkan saksi bisu lahirnya legenda dan perseteruan ikonik yang tercatat dalam sejarah emas F1.
Berikut adalah kilas balik lima duel paling legendaris yang pernah membakar aspal Grand Prix Jepang:
1. Felipe Massa vs Robert Kubica (2007): Duel “Buta” di Tengah Hujan
Berlangsung di Fuji Speedway di bawah guyuran hujan deras, musim 2007 menyisakan persaingan ketat empat pembalap untuk gelar juara. Namun, sorotan justru tertuju pada duel Massa (Ferrari) dan Kubica (BMW Sauber) demi posisi keenam.
Di tengah kepungan kabut air (spray) yang sangat tebal, keduanya berkali-kali bersenggolan dan keluar lintasan. Dengan nyali besar, Massa akhirnya memenangkan duel ini tepat di garis finis dengan selisih sangat tipis, hanya 0,2 detik!
2. Mika Hakkinen vs Michael Schumacher (2000): Adu Cepat Menuju Mahkota
Akhir 90-an adalah era rivalitas penuh hormat antara dua raksasa: Hakkinen dan Schumacher. Puncaknya terjadi di babak kualifikasi Suzuka 2000.
Sesi ini menjadi adu saraf yang luar biasa; Hakkinen mencetak waktu tercepat, namun beberapa detik kemudian Schumacher mematahkannya. Hal ini terjadi berulang kali hingga akhirnya Schumacher mengunci pole position ke-31 dalam kariernya. Kemenangan di hari Minggu kemudian mengantarkan Schumi meraih gelar juara dunia ketiganya—dan yang pertama bersama Ferrari.
3. Hulkenberg vs Kvyat vs Perez (2019): “Triple Threat” di Jalur Lurus
Jika biasanya duel hanya melibatkan dua pembalap, tahun 2019 menyuguhkan pertarungan tiga arah yang kacau sekaligus indah. Daniil Kvyat (Toro Rosso) harus bertahan mati-matian dari gempuran Nico Hulkenberg (Renault) dan Sergio Perez (Racing Point).
Hulkenberg berhasil menyalip Kvyat di lintasan lurus utama, dan seolah memberi “jalan”, celah tersebut langsung dimanfaatkan oleh Perez untuk ikut menyalip Kvyat. Dalam satu tarikan napas, Kvyat langsung merosot dua posisi sekaligus.
4. Nigel Mansell vs Jean Alesi (1994): Kembalinya Sang Singa
Pasca wafatnya Ayrton Senna, Nigel Mansell kembali ke F1 bersama Williams. Di Suzuka yang diguyur badai, balapan sempat dihentikan dan dimulai kembali. Berdasarkan aturan waktu agregat, Mansell terlibat duel fisik yang sangat intens dengan Jean Alesi (Ferrari).
Meski akhirnya Alesi dinyatakan unggul di posisi ketiga berdasarkan catatan waktu total, keberanian Mansell menyalip di tengah genangan air raksasa membuktikan bahwa “The Lion” belum kehilangan taringnya.
5. Fernando Alonso vs Sebastian Vettel (2022): Pertarungan Dua Legenda Senja
Dua rival besar dari era 2010-an ini kembali bertemu dalam duel memperebutkan posisi keenam. Alonso (Alpine) dan Vettel (Aston Martin)—dalam musim terakhirnya sebelum pensiun—berduel roda-ke-roda di tengah trek basah.
Aksi saling salip terjadi hingga tikungan terakhir. Di garis finis, Vettel berhasil menahan gempuran Alonso dengan keunggulan super tipis, hanya 0,01 detik! Kegembiraan Vettel pecah di radio: “We got him, we got him!”