JAKARTA – Francesco Bagnaia, juara bertahan MotoGP dan pemenang GP Amerika tahun lalu, nyaris kehilangan segalanya pada sesi kualifikasi Grand Prix AS 2026 di Circuit of the Americas.
Meski sempat tampil cepat pada latihan bebas dan awal kualifikasi, pembalap Ducati bernomor 63 itu akhirnya hanya mampu mengamankan posisi kedelapan.
Bagnaia sempat tertinggal 0,7 detik dari Pedro Acosta di FP1, bahkan kalah dari Marc Marquez yang baru saja mengalami kecelakaan. Situasi serupa terjadi pada kualifikasi, ketika ia terlempar ke posisi ke-15 dan baru bisa lolos ke Q2 di menit-menit akhir.
“Sungguh hari yang luar biasa. Perasaan saya bagus sejak awal, tetapi saya masih kekurangan kecepatan untuk tetap konsisten di depan. Jika saya tidak lolos ke Q2, saya rasa saya akan membuat keributan di garasi,” ujarnya, dilansir dari Speedweek, Sabtu (28/3/2026).
Dengan catatan waktu 2:01.3, Bagnaia hanya terpaut empat persepuluh detik dari rekan setimnya, namun tetap kecewa dengan hasil akhir. Ia menyebut angin dan suhu tinggi membuat kondisi sulit, meski tetap berhati-hati agar tidak mengalami kecelakaan. “Sepanjang sesi saya tahu punya kecepatan untuk tiga besar, tapi masalah kecil dengan motor membuat saya hanya punya satu kesempatan. Tujuannya masuk Q2 dengan segala cara,” katanya.
Bagnaia menutup kualifikasi di posisi kedelapan, mengulang tren serupa di Brasil ketika hanya finis kesembilan di Q2 dan gagal menembus papan atas saat balapan.