JAKARTA – Gempa bumi mengguncang dua lokasi berbeda di Nusa Tenggara Timur (NTT) hari ini, Senin (30/3/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua kejadian seismik berkekuatan magnitudo 3 yang terjadi hampir bersamaan di wilayah Pulau Flores dan Kupang.
Peristiwa dua gempa tersebut terjadi dalam rentang waktu hanya beberapa menit, menunjukkan aktivitas tektonik yang cukup dinamis di kawasan Nusa Tenggara Timur.
Data gempa terkini menunjukkan kedua guncangan memiliki karakteristik kedalaman yang berbeda signifikan meski magnitudonya relatif kecil.
BMKG mencatat gempa di wilayah Pulau Flores, pada pukul 08:45:36 WIB dengan magnitudo 3,5.
Pusat gempa berada pada koordinat 8,33 LS dan 122,04 BT dengan kedalaman mencapai 200 kilometer.
Berdasarkan riwayat data, gempa ini mengalami beberapa pembaruan parameter sebelum dikonfirmasi dengan magnitudo berkisar antara 3,20 hingga 3,63.
Status gempa tersebut telah dinyatakan terkonfirmasi dengan jumlah fase pengamatan mencapai 24 kali pencatatan.
Sementara itu, sebelumnya terjadi lebih awal di Kupang pada pukul 08:40:53 WIB dengan magnitudo 3,4.
Gempa Timor ini memiliki kedalaman yang jauh lebih dangkal, yakni 19 kilometer.
Lokasi episenter gempa berada di koordinat 9,43 LS dan 124,95 BT.
Riwayat pencatatan menunjukkan adanya beberapa pembaruan magnitudo dari nilai kecil hingga akhirnya dikonfirmasi pada kisaran 3,39.
Perbedaan kedalaman antara kedua gempa ini menunjukkan karakter sumber gempa yang berbeda, di mana Flores cenderung dipengaruhi aktivitas dalam lempeng, sementara Timor lebih dekat ke permukaan.
Meski terjadi hampir bersamaan, tidak ada laporan dampak kerusakan maupun potensi tsunami dari kedua peristiwa ini.
Aktivitas gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur memang dikenal cukup tinggi karena berada di zona pertemuan lempeng tektonik aktif.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan meskipun kekuatannya relatif kecil.***