Bintang lini belakang Timnas Indonesia, Justin Hubner, baru saja membagikan perspektif menarik mengenai transformasi taktik di skuad Garuda. Sejak resmi menyandang status WNI pada Desember 2023, bek tangguh ini telah mencicipi tangan dingin tiga arsitek berbeda: Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan kini John Herdman.
Berbicara usai laga sengit melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (31/3), Hubner menegaskan bahwa setiap pelatih membawa warna tersendiri yang membuat Indonesia kian disegani.
Visi “Naik Kelas” Bersama Herdman
Pemain yang kini merumput di Eredivisie bersama Fortuna Sittard ini memberikan pujian khusus bagi John Herdman. Menurut Hubner, pelatih asal Inggris tersebut adalah sosok perfeksionis yang tidak membiarkan satu detail pun terlewat.
“Dia benar-benar detail dan ingin tim ini sempurna. Itu adalah hal yang sangat bagus bagi kami,” ujar bek berusia 22 tahun tersebut.
Hubner juga menyoroti perbedaan mencolok dalam pendekatan taktis. “Pelatih yang sekarang punya pemikiran yang sangat berbeda. Dia benar-benar ingin membawa kami naik kelas. Saya percaya dengan cara ini, Indonesia bisa mencapai hasil yang luar biasa.”
Kekalahan Terhormat dari Bulgaria
Meski Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 dalam ajang FIFA Series 2026, Hubner tetap berjalan dengan kepala tegak. Indonesia sebenarnya tampil dominan dengan penguasaan bola yang apik, namun sayangnya sebuah hadiah penalti di babak pertama menjadi pembeda hasil akhir.
“Perasaan saya tetap baik. Tentu kami kalah, tapi kami menunjukkan permainan yang sangat menarik hari ini. Kami bekerja dengan baik saat menguasai bola,” tambah Hubner.
Bagi Hubner, kekalahan ini bukanlah kemunduran, melainkan bagian dari proses evolusi mentalitas tim. “Kami tetap bangga. Sekarang saatnya terus menatap ke depan!”