Di bawah sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Hery Susanto resmi menyandang tanggung jawab sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia periode 2026–2031. Pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jumat (10/4), ini menjadi sinyal berakhirnya masa transisi dua bulan yang sempat menghambat roda pengawasan pelayanan publik di tanah air.
“Alhamdulillah, kami siap menjalankan tugas, fungsi, dan kewenangan kami yang sudah sangat ditunggu oleh masyarakat,” tegas Hery dengan optimisme tinggi.
Misi Pertama: Bersih-bersih “Dapur” Internal
Hery menyadari bahwa untuk mengawasi orang lain, rumah sendiri harus rapi terlebih dahulu. Prioritas utamanya adalah melakukan pembenahan internal secara total. Ia menyoroti tiga pilar utama: Struktur, SDM, dan Anggaran. Hery tidak ingin Ombudsman menjadi lembaga yang eksklusif atau terasa “berjarak” dengan pemerintah. Baginya, Ombudsman harus menjadi mitra kritis yang solutif.
Satu hal menarik dalam visi kepemimpinan Hery adalah keberpihakannya pada agenda strategis nasional, Asta Cita. Ia bertekad menjadikan Ombudsman sebagai jembatan yang memastikan program-program unggulan pemerintah tidak macet di tengah jalan.
“Masih banyak program Asta Cita yang belum tersampaikan atau dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat. Di sinilah peran kami hadir untuk melakukan pengawasan dan pendampingan,” jelas Hery.
Fokus pengawasan Ombudsman ke depan akan menyasar langsung kebutuhan dasar rakyat, antara lain:
-
Makan Bergizi Gratis: Memastikan distribusi tepat sasaran dan kualitas terjaga.
-
Pendidikan Gratis & Sekolah Rakyat: Menjamin akses tanpa hambatan birokrasi bagi warga kurang mampu.
-
Layanan Publik Dasar: Memastikan setiap instansi pemerintah bekerja sesuai standar pelayanan prima.
Hery tidak sendirian. Ia akan bahu-membahu bersama sembilan anggota Ombudsman lainnya yang memiliki latar belakang mumpuni, termasuk Rahmadi Indra Tektona sebagai Wakil Ketua. Bersama-sama, mereka membawa misi besar untuk memastikan negara hadir dalam setiap urusan pelayanan publik bagi seluruh rakyat Indonesia.