Teka-teki siapa pendamping Jorge Martin di tim pabrikan Yamaha untuk musim 2027 akhirnya terjawab, meski bukan lewat pengumuman resmi. Alex Rins mengungkapkan bahwa dirinya telah mendapatkan konfirmasi langsung dari manajer tim, Massimo Meregalli, bahwa perjalanannya bersama pabrikan garpu tala akan berakhir lebih cepat.
Dilansir dari The-Race, kursi panas milik Rins kabarnya akan diisi oleh talenta muda asal Jepang, Ai Ogura, yang saat ini membela Trackhouse Aprilia.
Rins menceritakan momen canggung saat ia menghubungi Meregalli untuk menanyakan statusnya. “Saya bertanya langsung, ‘Ada kabar terbaru?’. Dia sempat terdiam lalu berkata, ‘Saya tidak bisa bicara banyak, tapi karena hubungan kita baik, saya beri tahu—kami sudah menandatangani kontrak dengan pembalap kedua’,” kenang Rins.
Meski Yamaha belum memberikan pengumuman formal karena urusan negosiasi finansial dengan pemilik baru MotoGP, Liberty Media, pernyataan Rins ini mengonfirmasi rumor yang beredar di awal bulan.
Kekecewaan Terhadap “Proyek Baru”
Rins bergabung dengan Yamaha pada 2024 sebagai rekan setim Fabio Quartararo. Namun, performa motor Yamaha yang sedang dalam masa transisi dari mesin inline-four ke mesin V4 baru membuatnya kesulitan bersaing di barisan depan.
Pembalap asal Spanyol ini merasa diperlakukan tidak adil karena nasibnya ditentukan hanya berdasarkan tiga seri pembuka musim 2026.
“Bagaimana mungkin masa depan ditentukan hanya dalam tiga balapan? Padahal motornya belum perform 100%. Sejak hari pertama, saya sudah memberikan segalanya. Ini sangat mengejutkan bagi saya,” ujar Rins dengan nada kecewa.
Bayang-bayang Cedera dan Masa Depan Suram
Banyak pihak meragukan performa Rins akibat cedera kaki parah yang menimpanya pada 2023. Namun, Rins dengan tegas membantah hal tersebut. Ia mengeklaim telah pulih total sejak pertengahan 2024 dan merasa masih memiliki potensi yang sama saat ia menang bersama Suzuki dan Honda.
Sayangnya, opsi bagi Rins di tahun 2027 terlihat sangat terbatas:
-
Tim Satelit Pramac: Rins ragu Yamaha akan menempatkannya di sana.
-
World Superbike (WSBK): Meski sempat disinggung, Rins bersikeras ingin bertahan di MotoGP.
-
Status “Backmarker”: Rins mengakui sulit “menjual diri” ke tim lain saat motor yang ia tunggangi saat ini tidak mampu menembus papan atas.
“Opsi satu-satunya yang saya miliki adalah tancap gas sekuat tenaga di lintasan. Mari kita lihat nanti,” pungkas pembalap berusia 30 tahun tersebut.