Suasana tenang di Hambalang menjadi saksi bisu koordinasi tingkat tinggi antara Kepala Negara dan pucuk pimpinan Korps Bhayangkara. Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto menerima Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membahas kondisi keamanan nasional di berbagai sektor strategis.
Selama pertemuan satu jam tersebut, Kapolri memaparkan sejumlah kemajuan signifikan yang tengah dilakukan Kepolisian RI, terutama dalam memperkuat fondasi institusi dan pelayanan publik.
Fokus pada Digitalisasi dan Profesionalisme
Dalam laporannya, Kapolri menekankan komitmen Polri untuk terus bertransformasi. Beberapa poin utama yang disampaikan kepada Presiden antara lain:
-
Transformasi Digital: Percepatan layanan publik berbasis digital agar lebih mudah diakses masyarakat.
-
Reformasi Internal: Peningkatan profesionalisme anggota, mulai dari sistem rekrutmen yang lebih transparan hingga kedinasan.
-
Kamtibmas Partisipatif: Upaya menjaga ketertiban umum dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat secara berkelanjutan.
Polri Sebagai Pengawal Program Nasional
Hal yang menarik dalam pertemuan ini adalah pembahasan mengenai peran Polri dalam mendukung keberhasilan program-program kerakyatan yang menjadi fokus pemerintahan Prabowo.
Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menginginkan sinergi kuat antara Kepolisian dan lembaga terkait untuk mengawal sektor-sektor krusial seperti:
-
Ketahanan Pangan & Pertanian: Memastikan distribusi dan proses di sektor pangan berjalan lancar.
-
Program Makan Bergizi: Pengawalan agar program nasional ini tepat sasaran.
-
Mitigasi Bencana: Kesiapan Polri dalam penanganan gerak cepat saat terjadi bencana alam.
Pertemuan ini menegaskan visi Presiden Prabowo bahwa stabilitas keamanan adalah kunci utama untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat melalui pelayanan publik yang prima.