JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kemunculan Bibit Siklon Tropis 92W di Samudra Pasifik utara Papua. Fenomena ini diprediksi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan signifikan di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa, (5/5/2026).
Isi Konten
Kondisi Bibit Siklon 92W
- Kecepatan angin maksimum: 15 knot
- Tekanan udara minimum: 1.088 hPa
- Arah pergerakan: Barat, membentuk konvergensi dan konfluensi di perairan utara Papua hingga Indonesia Timur.
Dinamika Atmosfer Tambahan
Selain bibit siklon, BMKG juga memantau sirkulasi siklonik di perairan barat laut Aceh, Selat Makassar, dan Laut Banda. Kondisi ini diperkuat oleh:
- Madden-Julian Oscillation (MJO): fase 2, memicu pembentukan awan hujan di Sumatra, Jawa, hingga timur Indonesia.
- Gelombang Rossby Ekuator: aktif di Sumatra, Jawa, Maluku, dan Papua.
- Gelombang Kelvin: terpantau di Sumatra dan Kalimantan.
Peringatan Dini BMKG
- Hujan lebat–sangat lebat: Sumatra Utara, Bangka Belitung, Banten, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Papua (Tengah, Pegunungan, Papua).
- Angin kencang: Bangka Belitung dan NTT.
Prakiraan Cuaca Kota Besar (5 Mei 2026)
- Hujan Petir: Tanjung Pinang, Palembang, Pangkal Pinang, Tanjung Selor, Banjarmasin, Kendari, Palu, Mamuju
- Hujan Sedang: Serang, Nabire, Mamuju, Palu
- Hujan Ringan: Banda Aceh, Medan, Bandar Lampung, Bengkulu, sebagian besar Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua
- Berawan/Tebal: Surabaya (26 °C), Mataram
- Cerah Berawan: Denpasar, Kupang
Imbauan BMKG
Masyarakat diminta waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah yang masuk kategori peringatan dini. Informasi terbaru dapat dipantau melalui www.bmkg.go.id atau aplikasi InfoBMKG.