JAKARTA – I.League resmi merilis daftar lengkap nominasi penghargaan BRI Super League 2025/26 menjelang pekan terakhir kompetisi yang semakin menentukan arah perebutan gelar dan prestasi individu.
Penghargaan musim ini mencakup lima kategori utama yakni Best Player, Best Young Player, Best Goalkeeper, Best Coach, dan Best Goal dengan menghadirkan nama-nama yang tampil konsisten serta memberi dampak besar bagi tim sepanjang musim.
Direktur Utama I.League Ferry Paulus menegaskan bahwa seluruh nominasi dipilih melalui proses evaluasi menyeluruh berbasis statistik, analisis Technical Study Group (TSG), kontribusi di lapangan, serta aspek sportivitas.
“Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, tetapi juga dalam penampilan individu yang konsisten dan berdampak besar bagi tim masing-masing.”
“Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim,” ujar Ferry Paulus dalam keterangan resmi, Rabu (20/5/2026).
Tercatat Borneo FC Samarinda jadi klub dengan nominasi terbanyak, disusul Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta dengan jumlah yang sama.
Berikut daftar lengkap nominasi penghargaan BRI Super League 2025/26:
Best Player
- Mariano Peralta (Borneo FC Samarinda) dengan kontribusi 18 gol, 13 assist, 72 chances created, dan 57 successful dribbles.
- Federico Barba (Persib Bandung) dengan catatan 5 gol, 29 tackles, 100 interceptions, dan 60 clearances sebagai pilar pertahanan.
- Juan Villa (Borneo FC Samarinda) dengan 405 progressive passes, 228 passes to final third, 42 chances created, 12 gol, dan 8 assist.
- Beckham Putra (Persib Bandung) dengan 26 chances created, 138 progressive passes, 3 assist, dan 3 gol.
- Allano Brendon (Persija Jakarta) dengan 62 chances created, 9 assist, 9 gol, dan 317 progressive passes.
Best Young Player
- Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta) dengan 70 interceptions, 52 recoveries, 31 successful dribbles, dan 15 successful crosses.
- Rivaldo Pakpahan (Borneo FC Samarinda) dengan akurasi umpan 92 persen, 84 interceptions, dan 59 recoveries.
- Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta) dengan 9 clean sheets, save ratio 83 persen, serta catatan goals prevented positif.
Best Goalkeeper
- Nadeo Arga Winata (Borneo FC Samarinda) dengan 12 clean sheets, save ratio 89 persen, dan goals prevented tertinggi.
- Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta) dengan performa konsisten dan refleks cepat sepanjang musim.
- Igor Rodrigues (Persita Tangerang) dengan save ratio 91 persen serta 12 aksi sweeper.
Best Coach
- Fabio Lefundes (Borneo FC Samarinda) yang membawa tim tetap bersaing di jalur juara dengan permainan agresif.
- Bojan Hodak (Persib Bandung) yang menjaga stabilitas tim hingga memimpin klasemen menjelang akhir musim.
- Paul Munster (Bhayangkara Presisi Lampung FC) yang sukses membangun tim solid dan kompetitif.
Best Goal
- Hokky Caraka (Persita Tangerang) – Persita vs Persik Kediri (Pekan 15).
- Rendy Sanjaya (Persik Kediri) – Madura United FC vs Persik Kediri (Pekan 27).
- M. Iqbal (PSIM Yogyakarta) – PSIM Yogyakarta vs Madura United FC (Pekan 33).
Ferry menambahkan bahwa daftar nominasi ini mencerminkan peningkatan kualitas kompetisi yang semakin kompetitif dan berkembang.
“Ya, kami melihat peningkatan kualitas permainan, munculnya pemain muda potensial, hingga persaingan yang sehat di semua level.”
“Ini menjadi indikator positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia dan BRI Super League ke depan,” tutup Ferry.
Pengumuman pemenang seluruh kategori akan dilakukan setelah pekan terakhir berakhir, termasuk penghargaan tambahan seperti top skor, Best XI, dan tim Fair Play.***