CALIFORNIA – Puluhan ribu warga di kawasan Garden Grove, California Selatan, dievakuasi secara darurat setelah sebuah tangki penyimpanan bahan kimia dilaporkan mengalami kerusakan serius yang berpotensi memicu kebocoran beracun atau ledakan besar.
Insiden yang mulai terdeteksi sejak Kamis itu melibatkan zat methyl methacrylate, cairan mudah terbakar yang umum digunakan dalam industri manufaktur dan dirgantara.
Otoritas setempat memperingatkan bahwa tangki tersebut berada dalam kondisi kritis dengan dua kemungkinan terburuk, yakni retak dan menumpahkan hingga 7.000 galon bahan kimia atau meledak dan memicu efek berantai ke tangki lain di sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran menggunakan perangkat mekanis untuk menyiram tangki dari jarak aman guna menurunkan suhu dan menstabilkan kondisi, langkah yang disebut sebagai upaya untuk “membeli waktu” sebelum risiko memburuk.
“Kami menghadapi situasi dengan dua kemungkinan, bocor atau meledak, dan itu jelas bukan opsi yang bisa diterima,” ujar Kepala Divisi Otoritas Pemadam Kebakaran Orange County, Craig Covey, dilansir Reuters, Sabtu (23/5/2026).
Ia menambahkan bahwa tim ahli dari berbagai wilayah hingga tingkat nasional telah dilibatkan untuk mencari solusi terbaik demi mencegah bencana yang lebih besar.

Zona evakuasi mencakup wilayah dengan populasi sekitar 40.000 jiwa, meski dilaporkan sekitar 15 persen warga masih menolak meninggalkan rumah mereka.
Pemerintah daerah telah menyiapkan tiga lokasi penampungan sementara di Garden Grove, Anaheim, dan Cypress untuk menampung warga terdampak.
Kepala Kepolisian Garden Grove, Amir El-Farra, menyebut evakuasi dilakukan sebagai langkah pencegahan mengingat potensi risiko yang sangat tinggi terhadap keselamatan publik.
Sementara itu, otoritas kesehatan mengingatkan bahwa paparan uap kimia dalam jangka waktu lama dapat memicu gangguan pernapasan serius, meskipun hingga kini belum terdeteksi adanya kebocoran di udara.
“Selama Anda berada di luar zona evakuasi, kondisi masih dinyatakan aman,” kata pejabat kesehatan Orange County, Dr. Regina Chinsio-Kwong.
Upaya mitigasi terus berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak guna memastikan tangki dapat ditangani tanpa memicu ledakan maupun kebocoran yang berbahaya bagi lingkungan dan warga sekitar.***



