JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) Jazuli Juwaini mengajak umat Islam menjadikan momentum ibadah haji dan Idul Adha sebagai sarana memperkuat spiritualitas sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurut Jazuli, makna ibadah haji dan kurban tidak berhenti pada pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi harus mampu menghadirkan perubahan sikap, moral, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Nilai ketakwaan, pengorbanan, persaudaraan, dan solidaritas sosial dinilai menjadi inti utama dari kedua ibadah tersebut.
“Mathla’ul Anwar mengajak seluruh masyarakat, khususnya para jamaah haji dan pequrban, agar memaknai ibadah ini bukan sekadar ritual tahunan. Haji harus melahirkan insan-insan spiritual yang siap berperan aktif menghadirkan kebaikan bagi umat, bangsa, dan negara,” ujar Jazuli.
Ia menilai semangat yang terkandung dalam ibadah haji dan kurban sangat relevan untuk memperkuat solidaritas sosial, terutama di tengah tantangan ekonomi dan persoalan kemanusiaan yang masih dihadapi sebagian masyarakat.
Sebagai organisasi Islam yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial, Mathla’ul Anwar terus mendorong penguatan nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama melalui berbagai program kemasyarakatan.
Jazuli juga menekankan pentingnya menjadikan ibadah kurban sebagai momentum membangun budaya berbagi, khususnya kepada masyarakat kurang mampu, kaum dhuafa, dan warga yang membutuhkan bantuan.
“Para pequrban hendaknya memaknai kurbannya dengan semangat berbagi, kepedulian, dan solidaritas sosial. Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Di situlah hakikat pengorbanan dan kemuliaan Iduladha,” lanjutnya.
Menurut anggota DPR RI tersebut, nilai spiritualitas dan solidaritas sosial yang tumbuh dari ibadah haji dan kurban menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat ketahanan nasional.
“Di sanalah sumber ketahanan nasional bangsa kita, yakni ketika umat mampu memaknai haji dan kurban dengan benar; melahirkan manusia yang bertakwa, peduli, saling menguatkan, dan berkontribusi bagi kemaslahatan bersama,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen sosial pada Iduladha tahun ini, Jazuli turut menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di sejumlah daerah. Sebanyak 12 ekor sapi dan 231 ekor kambing didistribusikan kepada masyarakat, pesantren, majelis taklim, serta kelompok warga yang membutuhkan.
Penyaluran hewan kurban tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat ukhuwah dan semangat gotong royong.
Mathla’ul Anwar juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran dakwah dan pelayanan sosial melalui program pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan di berbagai wilayah.