JATIM – Warga Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dibuat geger dengan penemuan ratusan proyektil peluru tajam bekas yang berserakan di ruas Jalan Raya Singkalan, tepat di depan SPBU Singkalan, Kamis (29/5) siang. Temuan yang berat totalnya mencapai sekitar 1,5 kilogram itu kini menjadi perhatian aparat kepolisian yang masih menyelidiki asal-usulnya.
Proyektil tanpa selongsong tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang petugas pemungut sampah desa bernama Novi saat melintas di lokasi. Saat itu, ia hendak mengisi bahan bakar kendaraannya di SPBU yang berada di tepi jalan nasional tersebut.
Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistiyono menjelaskan, saksi awalnya melihat sejumlah benda logam mencurigakan berceceran di badan jalan. Karena merasa tidak biasa, ia kemudian menghentikan kendaraannya untuk memeriksa lebih dekat.
“Semula saksi berjalan dari arah timur ke barat hendak mengisi bensin dan di TKP melihat proyektil bekas tajam berserakan di jalan raya depan SPBU Singkalan,” kata Sugeng, Jumat (30/5).
Temuan itu sempat menimbulkan tanda tanya karena jumlah proyektil yang ditemukan tidak sedikit. Novi kemudian berinisiatif mengumpulkan benda-benda tersebut agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.
Menurut Sugeng, setelah mengamati bentuk benda yang dipungutnya, saksi mulai curiga bahwa benda tersebut merupakan proyektil peluru. Kecurigaan itu membuatnya segera melapor kepada petugas keamanan SPBU setempat.
“Kemudian saksi memunguti proyektil tersebut dan dimasukkan kantong plastik. Karena merasa curiga bahwa yang dipunguti tersebut adalah proyektil kemudian saksi melaporkan kepada petugas keamanan SPBU Singkalan dan diteruskan ke Polsek Balongbendo,” ujarnya.
Polisi Turun ke Lokasi
Mendapat informasi dari masyarakat, personel Polsek Balongbendo langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga melakukan penyisiran guna memastikan tidak ada lagi proyektil yang tertinggal di sekitar area penemuan.
Hasil pemeriksaan awal menguatkan dugaan bahwa benda-benda yang ditemukan merupakan proyektil peluru tajam bekas yang sudah terpisah dari selongsongnya.
“Selanjutnya piket Mako mengecek TKP dimaksud benar telah ditemukan proyektil bekas tanpa selongsong,” ungkap Sugeng.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Balongbendo untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga berkoordinasi dengan unit terkait guna mengidentifikasi jenis proyektil dan kemungkinan asalnya.
“Untuk saat ini barang bukti proyektil bekas seberat kurang lebih 1,5 kilogram tersebut diamankan oleh Unit Reskrim Balongbendo,” katanya.
Misteri Asal-usul Proyektil
Hingga kini, kemunculan ratusan proyektil di tengah jalan raya masih menjadi misteri. Polisi belum dapat memastikan apakah proyektil tersebut jatuh dari kendaraan yang melintas, dibuang secara sengaja, atau berasal dari aktivitas tertentu.
Penyelidikan masih terus dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan adanya kendaraan yang kehilangan muatan saat melintas di kawasan tersebut.
Yang menjadi perhatian, sampai saat ini belum ada satu pun pihak yang datang mengklaim kepemilikan proyektil tersebut ataupun membuat laporan resmi kepada kepolisian.
“Sampai dengan saat ini belum ada pihak-pihak yang mengakui barang tersebut dan atau melapor secara resmi ke Polsek Balongbendo,” tutur Sugeng.
Jadi Sorotan Warga
Penemuan proyektil peluru dalam jumlah besar di kawasan yang cukup ramai itu sempat mengundang perhatian warga sekitar. Lokasi penemuan yang berada di depan SPBU dan berada di jalur padat kendaraan membuat banyak warga mempertanyakan bagaimana benda tersebut bisa tercecer tanpa diketahui.
Beruntung, proyektil yang ditemukan merupakan proyektil bekas tanpa selongsong sehingga tidak menimbulkan ledakan ataupun membahayakan masyarakat secara langsung. Meski demikian, aparat tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber dan tujuan proyektil tersebut demi menghindari spekulasi di tengah masyarakat.
Kasus ini menjadi perhatian tersendiri karena temuan amunisi atau bagian peluru dalam jumlah besar di ruang publik tergolong jarang terjadi. Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga asal-usul proyektil tersebut berhasil diungkap.