JAKARTA – Spekulasi panjang mengenai susunan pembalap tim VR46 akhirnya terjawab pada akhir pekan MotoGP Mugello. Valentino Rossi bersama CEO Ducati, Claudio Domenicali dan direktur balap Gigi Dall’Igna menetapkan strategi masa depan tim.
Fabio Di Giannantonio dipastikan pindah ke Red Bull KTM untuk dua musim, sementara Franco Morbidelli kehilangan kursinya dan kemungkinan besar tidak akan melanjutkan karier pada MotoGP. Ducati juga mengonfirmasi kepindahan Fermin Aldeguer dari Gresini ke VR46.
Kursi kedua sempat diperebutkan Celestino Vietti, Luca Marini, dan Nicolo Bulega. Namun, keputusan final telah diambil: Bulega resmi direkrut, hanya menunggu tanda tangan kontrak.
Pembalap Italia berusia 26 tahun itu baru saja mencatat rekor 20 kemenangan beruntun pada Kejuaraan Dunia Superbike, sekaligus menjadi runner-up dua kali. Lebih dari itu, performanya di uji coba MotoGP Ducati membuat pabrikan Borgo Panigale terkesan.
Nicolo Bulega dianggap aset penting bagi Ducati. Dalam uji coba mesin 850cc terbaru di Misano, ia unggul 1–2 detik dari pembalap uji pabrikan lain seperti Dani Pedrosa (KTM), Augusto Fernandez (Yamaha), dan Lorenzo Savadori (Aprilia).
Selain itu, Bulega memiliki pengalaman luas dengan ban Pirelli, yang akan menjadi pemasok tunggal MotoGP mulai 2027. Hingga akhir musim, ia dijadwalkan menjalani tujuh hari pengujian dengan Ducati 850cc dan ban Pirelli.
Ketika Marc Marquez dan Pedro Acosta turun di tes resmi Valencia pada 1 Desember, Bulega akan menjadi pembalap dengan pengalaman paling banyak menggunakan motor baru tersebut. Hal ini menjadikannya sangat berharga bagi Ducati, yang dapat memanfaatkan data pengujian lebih luas dibanding tim lain.