JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggelar rangkaian penghormatan terakhir untuk Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), yang wafat setelah puluhan tahun mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Jenazah almarhum tiba di kompleks Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Kedatangan jenazah disambut dengan prosesi militer yang khidmat sebagai bentuk penghormatan negara kepada salah satu tokoh pertahanan nasional yang berpengaruh dalam perjalanan sejarah Indonesia modern.
Jenazah Ryamizard dibawa menggunakan mobil jenazah dan ditempatkan dalam peti yang diselimuti Bendera Merah Putih. Sesaat setelah tiba di halaman Kemhan, peti jenazah diturunkan oleh prajurit TNI dan kemudian dibawa menuju lokasi persemayaman di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI).
Prosesi tersebut menjadi awal dari rangkaian penghormatan resmi yang digelar pemerintah sebelum almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.
Penghormatan Negara untuk Tokoh Pertahanan Nasional
Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa upacara persemayaman dan pemakaman militer yang diberikan kepada Ryamizard merupakan bentuk penghargaan negara atas jasa, dedikasi, dan pengabdian panjangnya di bidang pertahanan dan keamanan nasional.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Kolonel (Arm) Rico Ricardo Sirait, mengatakan negara memberikan penghormatan khusus kepada almarhum karena kontribusinya yang besar selama aktif sebagai prajurit maupun pejabat negara.
“Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia akan melaksanakan upacara penghormatan dan persemayaman jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu,” kata Rico dalam keterangannya.
Menurut Rico, jenazah disemayamkan di lingkungan Kemhan sebelum dilepas secara resmi menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
Upacara persemayaman dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia selaku Inspektur Upacara. Setelah itu, Kemhan menjadwalkan upacara pelepasan jenazah pada pukul 11.00 WIB.
Prosesi pelepasan tersebut menjadi simbol penghormatan terakhir institusi pertahanan terhadap salah satu putra terbaik bangsa yang pernah memimpin kementerian tersebut.
Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
Usai prosesi penghormatan di Kemhan, jenazah diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata untuk dimakamkan secara militer.
Pemakaman militer menjadi bentuk penghormatan tertinggi yang diberikan negara kepada seorang purnawirawan jenderal yang dinilai telah memberikan jasa besar bagi bangsa.
Rico menjelaskan bahwa prosesi pemakaman akan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
“Upacara pemakaman militer akan dipimpin Menteri Pertahanan Republik Indonesia selaku Inspektur Upacara,” ujarnya.
Kehadiran jajaran pejabat pemerintah, petinggi TNI, serta keluarga besar almarhum diperkirakan akan mengiringi prosesi pemakaman yang berlangsung dengan tata upacara militer penuh.
Jejak Panjang Ryamizard di Dunia Militer
Wafatnya Ryamizard menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang prajurit yang pernah menempati sejumlah posisi strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Dalam karier militernya, Ryamizard dikenal sebagai salah satu perwira yang memiliki rekam jejak kuat di bidang operasi dan kepemimpinan. Puncak karier militernya tercapai ketika dipercaya menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002 hingga 2005.
Selama menjabat KSAD, Ryamizard terlibat dalam berbagai kebijakan strategis yang berkaitan dengan penguatan organisasi TNI AD serta stabilitas keamanan nasional pada masa transisi demokrasi Indonesia.
Setelah memasuki masa purnatugas, pengabdiannya kepada negara tidak berhenti. Pada pemerintahan Presiden Joko Widodo, ia kembali mendapat amanah sebagai Menteri Pertahanan periode 2014–2019.
Posisi tersebut menjadikan Ryamizard sebagai salah satu figur penting dalam perumusan kebijakan pertahanan Indonesia selama lima tahun pertama pemerintahan Jokowi.
Warisan Kepemimpinan yang Dikenang Kemhan
Bagi Kementerian Pertahanan, sosok Ryamizard tidak hanya dikenang sebagai mantan Menteri Pertahanan, tetapi juga sebagai pemimpin yang meninggalkan warisan pemikiran dan komitmen kuat terhadap pembangunan sistem pertahanan negara.
Selama memimpin Kemhan, ia dikenal aktif mendorong penguatan pertahanan nasional, pembangunan sumber daya manusia pertahanan, serta peningkatan kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Kementerian Pertahanan menilai berbagai gagasan dan kebijakan yang pernah dirumuskan Ryamizard menjadi bagian penting dari perjalanan institusi dalam menjaga kedaulatan negara.
Menurut Rico, dedikasi almarhum akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus di lingkungan pertahanan.”Berbagai pemikiran, kebijakan, dan pengabdiannya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Kementerian Pertahanan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Rico.
Kepergian Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan Kementerian Pertahanan. Namun, jejak pengabdiannya selama puluhan tahun diyakini akan tetap tercatat sebagai bagian penting dari sejarah pertahanan Indonesia.