Sesi kualifikasi MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen menyajikan drama tingkat tinggi yang mendebarkan. Sang juara dunia bertahan, Jorge Martin, sukses mengunci pole position pertamanya bersama Aprilia setelah catatan waktu rivalnya dibatalkan secara dramatis di detik-detik terakhir.
Ini menjadi momen emosional bagi Martinator, mengingat ini adalah pole pertamanya sejak GP Australia 2024—mengakhiri puasa posisi start terdepan selama lebih dari 600 hari!
Pesta Besar Aprilia dan Plot Twist Raul Fernandez
Aprilia benar-benar menunjukkan taringnya di sirkuit legendaris berjuluk The Cathedral ini dengan menyapu bersih dominasi posisi atas.
Namun, hasil ini diwarnai drama stewards. Pembalap Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, sebenarnya sempat merebut posisi pertama di akhir sesi dengan catatan waktu fantastis 1 menit 30,7 detik. Sial bagi Fernandez, putaran tersebut langsung dibatalkan oleh pengawas balapan karena kedapatan melanggar batas lintasan (track limits).
Akibat pembatalan tersebut, Fernandez harus rela melorot ke posisi keempat, dan posisi pole dikembalikan ke tangan Jorge Martin.
Persaingan di baris depan sangat ketat, di mana jarak antara tiga pembalap teratas hanya terpaut 0,033 detik saja! Peringkat kedua diamankan oleh pembalap Aprilia lainnya, Ai Ogura, disusul oleh sang pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi, di tempat ketiga.
Ducati Kedodoran, Kualifikasi Terburuk Marc Marquez
Ketika barisan motor RS-GP milik Aprilia berpesta, para penunggang Ducati justru harus berjuang ekstra keras di Assen.
Pecco Bagnaia harus puas start dari posisi kelima di atas sasis pabrikan Ducati, terpaut 0,118 detik dari sang pemilik pole.
Sementara Marc Marquez mengalami sesi kualifikasi terburuknya musim ini. Pembalap bernomor 93 itu frustrasi setelah dua putaran terbaiknya berturut-turut dibatalkan akibat melanggar track limits. Marquez akhirnya terlempar dan harus memulai balapan dari posisi ke-7.
Nestapa KTM dan Sisa Grid Balapan
Nasib sial juga menimpa Pedro Acosta. Harapan pembalap KTM ini untuk menyodok ke baris depan buyar setelah motor RC16 miliknya kembali mengalami kendala teknis di sesi Q2, memaksa dirinya puas start dari posisi kedelapan.
Sementara itu, jagoan Yamaha, Fabio Quartararo, menunjukkan perjuangan gigih dengan merangkak dari sesi Q1 untuk mengamankan posisi ke-9, tepat di depan pembalap pabrikan Honda, Joan Mir.
Dengan peta kekuatan Aprilia yang begitu dominan di sesi kualifikasi, balapan Sprint Sabtu malam dan balapan utama hari Minggu dipastikan akan menjadi medan pertempuran yang sangat sengit bagi Ducati untuk merebut kembali takhta mereka di Assen.