JAKARTA – Manchester United dikabarkan semakin dekat untuk membuka negosiasi serius demi memboyong gelandang Real Madrid, setelah sejumlah hambatan yang sebelumnya menghalangi transfer mulai menunjukkan titik terang.
Manajemen Setan Merah memang tengah membangun ulang lini tengah sebagai bagian dari proyek besar musim panas, untuk menggantikan peran Casemiro.
Nama Aurélien Tchouaméni, masuk dalam daftar prioritas untuk mengisi posisi tersebut dan sudah mendapatkan sinyal positif dari Real Madrid.
Optimisme tersebut muncul setelah dua kendala utama yang sempat menghambat peluang transfer dinilai tidak lagi menjadi persoalan besar, sehingga peluang kepindahan pemain asal Prancis itu ke Old Trafford semakin terbuka.
Sebelumnya, Manchester United telah lebih dulu mencapai kesepakatan untuk merekrut gelandang Atalanta, Ederson, dengan nilai transfer sekitar 35 juta poundsterling atau sekitar Rp773,5 miliar (kurs sekitar Rp22.100 per poundsterling).
Meski demikian, aktivitas belanja pemain di sektor tengah belum berhenti karena klub juga masih memburu tambahan amunisi untuk memperkuat kedalaman skuad musim depan.
Nama lain yang terus dipantau adalah gelandang West Ham United, Mateus Fernandes, yang juga menjadi incaran Tottenham Hotspur dalam bursa transfer kali ini.
Pakar transfer Fabrizio Romano sebelumnya mengungkapkan bahwa Manchester United telah lama mengagumi kualitas Tchouaméni dan menganggapnya sebagai sosok ideal untuk mengisi posisi gelandang bertahan.
Namun, Romano sempat menyebut terdapat dua kendala utama yang harus diatasi, yakni Real Madrid belum membuka peluang melepas sang pemain serta besarnya nilai gaji yang dinilai cukup berat bagi Manchester United.
Pandangan berbeda justru disampaikan jurnalis Ben Jacobs yang menilai persoalan gaji bukan hambatan berarti bagi klub asal Inggris tersebut.
Menurut Jacobs, Manchester United siap memberikan bayaran tinggi kepada pemain dengan kualitas seperti Tchouaméni tanpa harus menyamai kontrak fantastis yang pernah diterima Marcus Rashford maupun Jadon Sancho.
“Manchester United siap menjadikan Tchouaméni sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi mereka, tetapi nilai gajinya tidak berada di level kontrak Rashford maupun Sancho,” ujar Ben Jacobs dikutip dari TEAMtalk, Minggu.
Jacobs menjelaskan bahwa tantangan terbesar justru berada di pihak Real Madrid yang masih mempertimbangkan komposisi lini tengah mereka untuk musim depan.
Keputusan Los Blancos sangat bergantung pada aktivitas transfer yang mereka lakukan, termasuk kemungkinan mendatangkan gelandang Chelsea, Enzo Fernández.
Apabila Real Madrid membutuhkan dana tambahan untuk merealisasikan transfer tersebut, maka penjualan satu pemain bernilai tinggi dinilai menjadi solusi yang realistis.
Jacobs juga meyakini Manchester United tetap optimistis karena apabila Tchouaméni resmi masuk daftar jual, peluang mencapai kesepakatan akan sangat terbuka.
Sementara itu, jurnalis Nico Schira melaporkan bahwa perubahan situasi di internal Real Madrid membuat peluang hengkangnya pemain berusia 26 tahun tersebut semakin besar.
Dalam laporannya, Schira menyebut Tchouaméni bukan lagi bagian sentral dari rencana tim sehingga pintu keluar pada bursa transfer musim panas kini semakin memungkinkan.
Real Madrid dikabarkan bersedia melepas mantan gelandang AS Monaco tersebut apabila menerima tawaran sekitar 70 juta poundsterling atau setara Rp1,55 triliun.
Di sisi lain, Manchester United juga disebut masih memantau dua pemain Premier League yang beroperasi di sektor kiri dengan total valuasi mencapai 110 juta poundsterling atau sekitar Rp2,43 triliun, sebagai bagian dari proyek perombakan skuad menjelang musim kompetisi baru.***