BOGOR – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilannya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode libur nasional dan hari-hari besar keagamaan. Menurut Presiden, capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kualitas pengamanan sekaligus bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Presiden saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Markas Korps Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Dalam amanatnya, Kepala Negara menilai keberhasilan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama Natal, Tahun Baru, Idulfitri, hingga berbagai hari besar lainnya merupakan hasil sinergi yang kuat antara Polri, TNI, kementerian, pemerintah daerah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Saya juga mengapresiasi keberhasilan Polri bersama TNI, kementerian, pemerintah daerah, BUMN dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengamankan hari-hari besar, Hari Natal, Tahun Baru, Idulfitri dan hari-hari besar lainnya,” ujar Prabowo.
Penurunan Kecelakaan Jadi Indikator Keberhasilan
Presiden menegaskan, keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari situasi yang tetap kondusif, tetapi juga dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur.
Menurutnya, jutaan warga dapat melakukan perjalanan mudik maupun liburan dengan aman dan nyaman berkat koordinasi lintas instansi yang berjalan efektif.
“Jutaan masyarakat dapat bepergian dan berkumpul bersama keluarganya dengan aman. Kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, pelayanan publik semakin baik. Keberhasilan seperti ini menunjukkan negara hadir setiap saat rakyat membutuhkan,” kata Prabowo.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi salah satu tolok ukur utama keberhasilan aparat dalam menjalankan tugas pengamanan nasional.
Sinergi Lintas Instansi Dinilai Efektif
Prabowo menyampaikan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi yang solid antara Polri dan TNI bersama kementerian, pemerintah daerah, BUMN, hingga berbagai unsur pendukung lainnya.
Kolaborasi tersebut dinilai mampu memastikan pengamanan berjalan optimal mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengamanan jalur transportasi, pelayanan kepada pemudik, hingga pengawasan di berbagai pusat keramaian selama periode libur nasional.
Keberhasilan menjaga keamanan sekaligus menekan angka kecelakaan juga dinilai memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas pelayanan aparat di lapangan.
Negara Hadir Melayani dan Melindungi Rakyat
Presiden menegaskan, keberhasilan menjaga keselamatan masyarakat bukan sekadar capaian institusi keamanan, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada seluruh warga.
Menurutnya, masyarakat harus dapat menjalankan aktivitas, melakukan perjalanan, dan berkumpul bersama keluarga tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap gangguan keamanan maupun tingginya risiko kecelakaan.
Karena itu, Presiden meminta seluruh jajaran terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan publik pada setiap momentum dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.
Tantangan Keamanan Terus Berkembang
Di akhir amanatnya, Prabowo mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi aparat keamanan ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan situasi global dan perubahan karakter ancaman.
Ia menegaskan seluruh institusi harus mampu beradaptasi agar tetap efektif dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat. “Cara kerja kita juga harus menyesuaikan,” tegas Prabowo.