Jagat media sosial sempat dihebohkan oleh video close-up Cristiano Ronaldo yang diduga mengucapkan kalimat ‘Bismillah’ sebelum mengeksekusi penalti ke gawang Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Laga di BMO Field pada Jumat (3/7/2026) itu sendiri berakhir dengan kemenangan Portugal 2-1 berkat sumbangan satu gol dari sang kapten.
Klaim bahwa bintang Al Nassr tersebut melafalkan doa Islami langsung viral dan didukung penuh oleh warganet di Timur Tengah, khususnya Arab Saudi. Namun, benarkah demikian? Netizen Portugal kini angkat bicara dan membeberkan kalimat yang sebenarnya diucapkan oleh CR7.
Fakta dari Lidah Portugal: Mantra Motivasi Diri
Berdasarkan analisis bahasa dari warga lokal Portugal, gerak bibir megabintang berusia 41 tahun itu sama sekali tidak melafalkan kata ‘Bismillah’. Ronaldo sebenarnya sedang merapalkan kalimat dalam bahasa ibunya, yaitu:
“Vais marcar; vais marcar!” (Artinya: “Kamu akan mencetak gol; kamu akan mencetak gol!”)
Kalimat tersebut merupakan bentuk afirmasi positif atau mantra psikologis yang sengaja diucapkan Ronaldo untuk menyuntikkan rasa percaya diri sebelum menendang bola mati.
Ditegaskan oleh Community Notes di Platform X
Kehebohan ini bahkan sampai memicu aktifnya fitur Community Notes di platform X (Twitter) pada unggahan-unggahan video yang mengeklaim Ronaldo ber-bismillah.
Fitur koreksi informasi dari pengguna X tersebut mengimbau publik agar tidak menelan klaim ‘Bismillah’ sebagai sebuah fakta absolut. Berdasarkan analisis linguistik dan rekam jejak sang pemain, skenario yang paling masuk akal dan valid adalah CR7 sedang berbicara pada dirinya sendiri menggunakan kalimat “Vais marcar”.
Ritual yang Sudah Berjalan Bertahun-tahun
Bagi penggemar berat CR7, rapalan kalimat motivasi ini sejatinya bukan hal baru. Eks penggawa Real Madrid dan Manchester United ini tercatat sudah sering tertangkap kamera mengucapkan mantra yang sama:
-
April 2026: Ronaldo kedapatan menggumamkan “Vais marcar, vais marcar” sebelum mengambil tendangan penalti dalam laga Al Nassr kontra Al Najma di Liga Arab Saudi.
-
Euro 2024: Dua tahun lalu, saat membela Portugal melawan Republik Ceko, ia juga mengucap kalimat serupa sebelum mengeksekusi sebuah tendangan bebas (free kick).
Jadi, alih-alih sebuah doa keagamaan, gerak bibir yang dinilai mirip pelafalan ‘Bismillah’ itu murni merupakan bagian dari ritual psikologis yang konsisten dilakukan Ronaldo selama bertahun-tahun untuk menjaga fokusnya di titik putih.