JAKARTA – Penjaga gawang veteran Timnas Tanjung Verde, Vozinha, akhirnya menginjakkan kaki di Chile untuk memulai petualangan barunya bersama Colo Colo setelah kepindahannya beberapa kali tertunda.
Kiper berusia 40 tahun itu menjadi salah satu sosok paling menyita perhatian sepanjang Piala Dunia berkat penampilan impresifnya menghadapi sejumlah tim unggulan dunia.
Setibanya di Bandara Santiago pada Minggu malam waktu setempat, Vozinha langsung disambut ribuan suporter Colo Colo yang memenuhi terminal dengan bendera, spanduk, tabuhan drum, dan nyanyian.
Transfer pemain bernama lengkap Josimar Evora Dias tersebut sebenarnya telah diumumkan Colo Colo sejak 24 Juli lalu.
Namun, berbagai kendala administrasi serta urusan pribadi membuat kedatangannya ke Chile tertunda hingga tiga kali.
Situasi itu sempat memunculkan kekhawatiran di kalangan manajemen maupun para pendukung klub.
Meski demikian, seluruh proses akhirnya rampung dan sang kiper kini siap memulai babak baru dalam karier profesionalnya.
“Saya sangat senang bisa berada di sini dan ingin mengucapkan terima kasih kepada para suporter atas kesabaran mereka menunggu saya. Sampai jumpa di Stadion Monumental,” ungkapnya seperti dikutip Daily Mail, Senin (3/8/2026).
Stadion Monumental merupakan markas kebanggaan Colo Colo yang berada di Santiago.
Bersinar di Piala Dunia
Nama Vozinha melambung setelah mencatat sejarah sebagai pemain tertua yang tampil pada laga debut negaranya di ajang Piala Dunia.
Penampilannya menuai pujian karena mampu menggagalkan banyak peluang emas lawan, termasuk membuat juara dunia Spanyol gagal mencetak gol saat menghadapi Tanjung Verde.
Selain Spanyol, ia juga tampil gemilang ketika menghadapi Uruguay dan Argentina yang diperkuat Lionel Messi.
Perjalanan Tanjung Verde akhirnya terhenti pada babak 32 besar, tetapi aksi penyelamatan Vozinha menjadi salah satu cerita paling dikenang sepanjang turnamen.
Jalani Tes Medis dan Kontrak Enam Bulan
Sesuai agenda klub, Vozinha akan menjalani pemeriksaan medis pada Senin sebelum menandatangani kontrak secara resmi.
Kesepakatan awal berdurasi enam bulan dengan opsi perpanjangan selama 12 bulan apabila penampilannya memenuhi ekspektasi.
Setelah proses administrasi selesai, ia dijadwalkan mengikuti sesi latihan perdana bersama Colo Colo pada Selasa.
Pada hari yang sama, klub juga akan memperkenalkan sang kiper secara resmi kepada publik.
Diizinkan Menggunakan Nama “Vozinha”
Ada hal menarik yang menyertai kedatangan sang kiper ke Chile.
Federasi Sepak Bola Chile memutuskan mengubah regulasi sehingga Vozinha diperbolehkan menggunakan nama julukannya di bagian belakang jersey.
Sebelumnya, aturan liga hanya memperbolehkan pemain menggunakan nama keluarga.
Julukan “Vozinha”, yang dalam bahasa Portugis berarti “nenek”, kini tetap dapat menghiasi kostumnya karena telah menjadi identitas yang dikenal luas di dunia sepak bola.
Tinggalkan Portugal, Popularitas Melejit
Sebelum bergabung dengan Colo Colo, Vozinha mengakhiri kebersamaannya dengan Chaves yang berkompetisi di kasta kedua Liga Portugal.
Popularitasnya melonjak drastis setelah tampil luar biasa di Piala Dunia.
Jika sebelum turnamen jumlah pengikut Instagram-nya masih di bawah 50 ribu akun, kini angkanya telah melampaui 29,5 juta pengikut.
Para pendukung Colo Colo berharap kehadiran sang kiper mampu membawa klub mempertahankan performa apik di Liga Chile sekaligus meningkatkan peluang bersaing di Copa Libertadores musim depan.
“Saya sangat antusias. Jika Colo Colo menjadi juara liga, musim depan kami akan tampil di Copa Libertadores dan itu membuat semuanya semakin menarik bagi Chile maupun Amerika Selatan.”
Harapan serupa juga disampaikan suporter Colo Colo lainnya.
“Keluarga besar Colo Colo dan seluruh Chile sudah tidak sabar menunggunya.”
“Kini dia harus membuktikan kualitasnya lewat bakat, kerja keras, dedikasi, komitmen, dan memenangkan hati para pendukung.”
“Semoga dia menjadi rekrutan hebat yang mengangkat nama Chile.”**



