JAKARTA – Chelsea kembali memiliki peluang untuk mendapatkan gelandang AS Monaco, Lamine Camara, setelah klub Ligue 1 tersebut membuka kemungkinan melepas sang pemain pada bursa transfer Januari.
Nama Camara kembali dikaitkan dengan Chelsea setelah transfer senilai £47 juta atau sekitar Rp1,11 triliun yang disepakati pada hari terakhir bursa musim panas gagal terlaksana.
Kesepakatan tersebut sebelumnya disiapkan Chelsea untuk memperkuat lini tengah setelah Enzo Fernandez meninggalkan Stamford Bridge dan bergabung dengan Manchester City dengan nilai £125 juta atau sekitar Rp2,96 triliun.
Mengutip Evening Standard, Jumat (18/9/2026), Camara bahkan disebut telah berada dalam rencana Chelsea untuk menandatangani kontrak selama enam tahun dengan opsi tambahan satu musim.
Namun, Monaco secara mendadak menghentikan proses tersebut setelah situasi transfer Folarin Balogun berubah pada penghujung deadline day.
Monaco semula berharap dapat menjual Balogun sehingga mereka tidak perlu melepas Camara, tetapi kepindahan penyerang tersebut ke Everton akhirnya ikut mengalami kegagalan.
Kondisi tersebut membuat Monaco harus kembali menghitung kebutuhan finansial klub berdasarkan regulasi sepak bola Prancis yang berlaku.
CEO Monaco Thiago Scuro kini mengungkapkan bahwa klub masih mengutamakan penjualan Balogun pada Januari agar Camara dapat dipertahankan sampai akhir musim.
“Rencana awalnya adalah mencari solusi untuk Balogun, dan jika itu berhasil, Monaco memiliki kesempatan mempertahankan Lamine dan Golovin hingga akhir musim,” kata Scuro kepada RMC Sport.
“Itulah rencana ideal, tetapi kami tidak dapat mengendalikan keputusan maupun apa yang akan terjadi pada musim dingin,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut sekaligus membuka kemungkinan Camara kembali masuk radar Chelsea apabila Monaco gagal mendapatkan pembeli untuk Balogun pada bursa Januari.
Liverpool juga disebut memantau situasi gelandang Senegal tersebut sehingga persaingan mendapatkan Camara berpotensi kembali muncul ketika jendela transfer musim dingin dibuka.
Camara sendiri tidak menutup kemungkinan meninggalkan Monaco pada masa mendatang setelah kegagalan transfernya ke Chelsea pada deadline day.
“Ada kemungkinan saya pergi, tetapi semuanya tidak terjadi pada menit-menit terakhir dan itu merupakan bagian dari sepak bola,” ujar Camara sebelum pertandingan Monaco melawan Strasbourg.
“Saya sudah melupakan kejadian tersebut dan sekarang fokus menjalani musim bersama Monaco,” tambahnya.
Camara menegaskan dirinya ingin memberikan kontribusi maksimal untuk Monaco sembari membuka peluang terhadap kesempatan baru pada masa depan.
“Saya bisa banyak membantu tim, dan sepak bola bergerak sangat cepat, sehingga mungkin akan ada peluang lain,” katanya.
“Untuk saat ini, saya tetap fokus menjalani musim bersama Monaco,” tutur Camara.
Dengan situasi finansial Monaco dan rencana penjualan Balogun, masa depan Camara berpotensi kembali menjadi salah satu cerita penting pada bursa transfer Januari.
Chelsea kini harus memantau perkembangan tersebut karena harga yang pernah disepakati sebelumnya berada di kisaran Rp1,11 triliun, meski belum ada kepastian Monaco akan kembali menerima angka yang sama.
Liverpool juga berada dalam posisi untuk mengamati perkembangan karena ketertarikan terhadap Camara dapat berkembang menjadi persaingan transfer apabila Monaco membuka pintu penjualan pada Januari.
Sementara itu, Camara memilih berkonsentrasi bersama Monaco hingga akhir tahun sebelum menentukan langkah berikutnya dalam kariernya.***