JAKARTA – Neymar resmi mengakhiri karier internasionalnya setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Norwegia 1-2 pada babak 16 besar, Senin (6/7/2026) dini hari WIB.
Keputusan itu diumumkan sang kapten beberapa saat setelah peluit panjang berbunyi di MetLife Stadium, Amerika Serikat.
Laga tersebut menjadi penampilan terakhir Neymar bersama Timnas Brasil setelah lebih dari satu dekade membela Selecao.
Brasil sebenarnya masih memiliki harapan ketika Neymar mencetak gol melalui penalti pada masa injury time.
Namun gol itu gagal menghindarkan Brasil dari kekalahan sekaligus memastikan langkah mereka terhenti di fase gugur.
Kegagalan tersebut sekaligus menutup mimpi Neymar membawa Brasil kembali merebut gelar juara dunia.
Ironisnya, perpisahan itu terjadi di stadion yang juga menjadi saksi debut internasionalnya pada 2010.
Dalam suasana penuh haru, Neymar menyampaikan salam perpisahan kepada publik sepak bola dunia.
“Saya sudah mencoba, saya sudah mencoba. Sekarang semuanya sudah berakhir.”
“Saya memulai di sini dan saya mengakhiri di sini,” ujar Neymar usai pertandingan melawan Norwegia seperti dilansir FIFA, Senin, 6 Juli 2026.
Usai menyampaikan pernyataan itu, Neymar tampak menangis di tengah lapangan.
Rekan-rekan setim langsung menghampiri dan memeluk sang kapten sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya.
Piala Dunia 2026 menjadi edisi keempat sekaligus penampilan terakhir Neymar di turnamen terbesar sepak bola tersebut.
Selama empat edisi Piala Dunia, Neymar belum mampu membawa Brasil kembali mengangkat trofi juara.
Brasil pun memperpanjang penantian gelar dunia yang telah berlangsung sejak sukses terakhir pada 2002.
Tersingkir pada babak 16 besar juga menjadi salah satu capaian terburuk Brasil sejak Piala Dunia 1990.
Secara statistik, Neymar mengikuti jejak Thiago Silva sebagai pemain Brasil yang tampil di empat Piala Dunia tanpa gelar.
Meski gagal memenuhi target terbesar bersama negaranya, kontribusi Neymar tetap tercatat dalam sejarah sepak bola Brasil.
Selama membela Selecao, ia mengoleksi 130 pertandingan dengan torehan 80 gol dan 58 assist.
Catatan itu menempatkan Neymar sebagai salah satu pemain paling produktif dan berpengaruh dalam sejarah Timnas Brasil.
Trofi Piala Konfederasi 2013 menjadi gelar senior yang berhasil dipersembahkannya untuk Brasil.
Di level Olimpiade, Neymar juga mengantar Brasil meraih medali emas perdana pada Olimpiade Rio 2016.
Kepergian Neymar dari tim nasional menandai berakhirnya satu era penting dalam perjalanan sepak bola Brasil.
Kini Selecao memasuki fase regenerasi untuk membangun kekuatan baru menuju turnamen internasional berikutnya.***