JAKARTA – Aryna Sabalenka harus mengakhiri langkahnya lebih cepat di Wimbledon setelah takluk dua set langsung dari Naomi Osaka pada babak yang mengejutkan banyak pihak.
Kekalahan itu bukan hanya mengakhiri perjalanan petenis nomor satu dunia tersebut, tetapi juga memicu sorotan akibat tindakannya sesaat setelah pertandingan usai.
Sabalenka menjadi sasaran sorakan penonton di Centre Court karena dinilai menunjukkan sikap yang kurang menghormati suasana pertandingan.
Mengutip laporan The Spun, Selasa, Naomi Osaka tampil luar biasa sepanjang laga hingga mampu mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 6-2 dan 7-6.
Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar Wimbledon karena Sabalenka datang sebagai unggulan utama turnamen.
Kekalahan ini juga menjadi eliminasi Grand Slam paling cepat yang dialami Sabalenka sejak penampilannya di French Open 2022.
Selain itu, ini merupakan kali pertama ia tersingkir lewat dua set langsung di ajang Grand Slam sejak US Open 2020.
Osaka sekaligus memutus rekor impresif Sabalenka yang sebelumnya sukses memenangkan 21 tie-break beruntun di turnamen Grand Slam.
Sorotan semakin besar ketika Sabalenka memukul bola dengan keras hingga keluar dari area stadion sesaat setelah pertandingan berakhir.
Aksi tersebut langsung memancing reaksi negatif dari sebagian besar penonton yang memenuhi Centre Court.
Suara cemoohan terdengar cukup jelas sebagai bentuk ketidaksetujuan terhadap tindakan emosional petenis asal Belarus tersebut.
Sejumlah pengamat menilai insiden itu mencoreng momen kemenangan impresif yang berhasil diraih Osaka.
Meski demikian, Sabalenka tetap hadir dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Dalam kesempatan itu, ia mengakui penampilannya jauh dari standar sebagai petenis nomor satu dunia.
“Saat ini saya memang masih nomor satu dunia berdasarkan peringkat, tetapi level permainan hari ini jelas bukan permainan seorang nomor satu dunia,” ujar Aryna Sabalenka.
Sabalenka mengaku tidak ingin terlalu memikirkan posisi di peringkat dunia setelah kekalahan tersebut.
Ia memilih mengalihkan fokus untuk memulihkan kondisi fisik dan mental sebelum kembali menjalani kompetisi berikutnya.
“Saya hanya ingin melupakan pertandingan ini, beristirahat, lalu kembali dengan kondisi yang lebih baik,” kata Sabalenka.
Kemenangan atas Sabalenka menjadi pencapaian penting bagi Naomi Osaka di Wimbledon musim ini.
Osaka berhasil mencatat kemenangan pertamanya di Centre Court sekaligus menghidupkan kembali peluangnya berbicara banyak pada turnamen tersebut.
Sementara itu, Sabalenka harus segera bangkit jika ingin mempertahankan dominasinya pada rangkaian turnamen besar berikutnya.
Performa inkonsisten di Wimbledon menjadi evaluasi penting menjelang agenda tenis internasional selanjutnya.***