JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak di zona hijau pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026, setelah sehari sebelumnya mengakhiri sesi dengan kenaikan kuat.
Pada perdagangan Kamis (16/7/2026), IHSG ditutup menguat 1,10 persen hingga berada di level 6.108, memperkuat optimisme pelaku pasar terhadap kelanjutan tren kenaikan.
“IHSG berpeluang melanjutkan penguatan. IHSG akan menguji area resistansi di rentang 6.125–6.175 pada perdagangan hari ini,” kata Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam analisisnya, Jumat, 17 Juli 2026.
Kembalinya aksi akumulasi investor asing menjadi salah satu faktor utama yang menopang pergerakan indeks di Bursa Efek Indonesia.
Sepanjang perdagangan Kamis, investor asing membukukan beli bersih senilai Rp283,41 miliar di pasar reguler sehingga memperkuat sentimen pasar saham.
Selain aliran modal asing, apresiasi nilai tukar rupiah turut memberikan dukungan terhadap penguatan indeks pada akhir perdagangan.
Rupiah ditutup menguat 0,46 persen ke level Rp17.986 per dolar Amerika Serikat sehingga meningkatkan optimisme pelaku pasar.
“Momentum penguatan IHSG masih terjaga,” ucap Tim Phintraco.
Menurut Phintraco, perhatian investor juga tertuju pada rilis data realisasi investasi Indonesia sepanjang triwulan II 2026.
Kementerian Investasi mencatat realisasi investasi mencapai Rp511,8 triliun atau tumbuh 7,1 persen secara tahunan.
Capaian tersebut juga telah memenuhi sekitar 25,1 persen dari target investasi nasional sepanjang tahun 2026.
Komposisi investasi nasional menunjukkan PMDN berkontribusi 49,6 persen, sedangkan PMA mencapai 50,4 persen dari total investasi.
Tim Phintraco menilai peningkatan investasi asing langsung menjadi sinyal positif bagi prospek ekonomi nasional.
“Investasi asing langsung mencapai rekor tertinggi sebesar Rp257.7 triliu dan merupakan pertumbuhan terkuat sejak triwulan IV 2024,” ujar Tim Phintraco.
Investasi terbesar masih mengalir ke industri logam dasar, disusul sektor jasa lainnya serta sektor pertambangan.
“Kenaikan investasi langsung ini menjadi indikasi positif akan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan masih solid pada triwulan II 2026,” ucap Tim Phintraco.
Meski demikian, Phintraco mengingatkan dominasi investasi berbasis komoditas tetap menjadi risiko yang perlu diwaspadai.
Pada pembukaan perdagangan Jumat (17/7/2026) pagi, IHSG kembali bergerak naik sebesar 4,63 poin atau 0,08 persen ke level 6.112,84.
Indeks LQ45 juga mengawali perdagangan di zona positif setelah bertambah 0,31 poin atau 0,05 persen ke posisi 608,89.***