JAKARTA – Manchester City kembali bergerak di bursa transfer dengan membidik bek muda Flamengo, Joao Victor, sebagai bagian dari regenerasi skuad.
Klub Liga Inggris itu dilaporkan telah mengajukan penawaran sekitar 8,5 juta poundsterling atau sekitar Rp187 miliar (kurs Rp22.000 per poundsterling) untuk merekrut pemain berusia 19 tahun tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang City dalam memperkuat lini belakang dengan talenta muda berpotensi besar.
Perombakan sektor pertahanan semakin penting setelah John Stones meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas, sementara Ruben Dias juga memasuki fase matang dalam kariernya.
Meski telah memiliki sejumlah bek muda seperti Abdukodir Khusanov, Max Alleyne, Vitor Reis, Juma Bah, Josko Gvardiol, dan Marc Guehi, City masih aktif mencari prospek baru.
Manajemen menilai tidak seluruh pemain muda tersebut akan mampu menembus skuad utama sehingga perekrutan talenta terbaik tetap menjadi prioritas.
Laporan Globo menyebutkan Joao Victor diproyeksikan lebih dulu menjalani masa peminjaman apabila transfer berhasil diselesaikan.
City Football Group berencana menempatkannya di salah satu klub afiliasi di Eropa seperti Girona, Lommel, Troyes, atau Palermo untuk mempercepat proses adaptasi.
Namun Flamengo menolak proposal awal Manchester City karena menganggap nilai yang diajukan belum memenuhi ekspektasi klub.
Meski demikian, Manchester City diyakini belum menyerah dan diperkirakan akan kembali mengajukan tawaran baru dalam waktu dekat.
Persaingan mendapatkan tanda tangan Joao Victor juga tidak mudah karena Ajax pernah mengajukan penawaran sekitar 6,8 juta poundsterling atau sekitar Rp150 miliar pada akhir 2025.
Proposal klub Belanda tersebut juga ditolak Flamengo sehingga sang pemain tetap bertahan di Brasil.
Saat itu performa Joao Victor sempat mendapat sorotan setelah beberapa kesempatan bermain di tim utama belum mampu dimaksimalkan secara optimal.
Perkembangannya kini dinilai jauh lebih baik setelah tampil dalam 14 pertandingan di berbagai kompetisi bersama Flamengo.
Bek bertinggi sekitar 188 sentimeter tersebut awalnya berkembang sebagai gelandang bertahan sebelum akhirnya dipermanenkan sebagai bek tengah.
Kemampuan membaca permainan, distribusi bola, dan ketenangan saat membangun serangan membuatnya dianggap sebagai salah satu lulusan akademi terbaik Flamengo saat ini.
Joao Victor juga telah mengoleksi berbagai gelar bergengsi meski usianya masih sangat muda.
Bersama tim utama Flamengo, ia ikut meraih gelar Copa Libertadores, Campeonato Brasileiro Serie A, dan Campeonato Carioca sepanjang 2025.
Di level U-20, ia juga memenangkan Piala Interkontinental edisi 2024 dan 2025 serta Copa Libertadores U-20 pada 2024.
Kontrak Joao Victor bersama Flamengo masih berlaku hingga penghujung 2029 sehingga posisi tawar klub Brasil tersebut tetap sangat kuat dalam proses negosiasi.
Kini menarik menantikan apakah Manchester City mampu meningkatkan penawaran dan membawa salah satu talenta terbaik Brasil itu menuju sepak bola Eropa melalui jaringan City Football Group.***