JAKARTA – Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa masih berlanjut hingga hari ketiga dengan fokus menemukan 25 penumpang yang belum diketahui keberadaannya.
Kapal motor tersebut mengalami kecelakaan di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, saat mengangkut 78 orang.
Hasil pendataan terbaru menunjukkan sebanyak 52 penumpang berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban ditemukan meninggal dunia.
Jumlah korban hilang diperbarui setelah proses verifikasi data yang melibatkan keluarga korban, pemerintah daerah, dan tim evakuasi di lapangan.
“Kami terus memperbarui data korban berdasarkan hasil verifikasi dari laporan keluarga, pemerintah setempat, serta korban yang telah dievakuasi.”
“Langkah itu dilakukan agar seluruh informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar.
Basarnas menjelaskan tambahan laporan dari keluarga membuat daftar korban diperbarui agar proses pencarian menjadi lebih tepat dan menyeluruh.
Memasuki hari ketiga, tim SAR gabungan membagi area operasi menjadi dua sektor guna mempercepat penyisiran di sekitar lokasi kapal tenggelam.
KN SAR Kamajaya 104 ditugaskan menyisir sektor kedua, sedangkan KRI Marlin 877 memfokuskan pencarian pada sektor pertama.
Pemantauan udara juga dilakukan secara berkala menggunakan pesawat Boeing B737-200 milik Lanud Sultan Hasanuddin.
“Operasi pencarian juga diperkuat dukungan pesawat Boeing B737-200 milik Lanud Sultan Hasanuddin yang melakukan pemantauan dari udara secara berkala.”
“Seluruh unsur yang terlibat terus berupaya memaksimalkan pencarian agar seluruh korban dapat segera ditemukan secepat mungkin,” ucapnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkoordinasi dengan Basarnas Makassar untuk memastikan operasi pencarian berjalan optimal.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan seluruh sumber daya yang tersedia terus dikerahkan selama operasi berlangsung.
“Kami berkoordinasi dan telah kerahkan kapal bersama Basarnas Makassar. Mohon doanya agar penumpang dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.***