JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan negaranya selama perang 40 hari merupakan bentuk respons terhadap serangan Amerika Serikat dan Israel. Ia menekankan, tindakan tersebut tidak ditujukan untuk menyerang negara-negara di kawasan regional.
“Saya melihat adanya kemauan untuk membangun kembali kepercayaan. Kita adalah tetangga dan akan tetap menjadi tetangga. Kita harus hidup bersama dalam damai,” tegas Araghchi dalam wawancara dengan sebuah surat kabar Iran, dilansir Sputnik, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, Iran tetap berkomitmen menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga dan menekankan pentingnya hidup berdampingan secara damai di kawasan.