NEW DELHI — Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India mendapat perhatian dari mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di negeri tersebut.
Salah satunya Jeremiah Himawan, mahasiswa Ilmu Politik di Delhi University, yang turut menyambut kedatangan Presiden Prabowo di New Delhi.
Jeremiah menyebut pertemuan dengan Presiden Prabowo sebagai pengalaman membanggakan sekaligus momentum penting bagi hubungan Indonesia dan India.
“Saya merasa sangat terhormat dan juga sangat bahagia atas kedatangan Bapak Prabowo.”
“Kedatangan beliau menunjukkan bahwa India dan Indonesia mempunyai hubungan yang sangat baik,” ujar Jeremiah ketika ditemui, Sabtu (12/9).
Menurut Jeremiah, kunjungan Prabowo menunjukkan posisi India sebagai salah satu negara yang memiliki arti penting dalam hubungan luar negeri Indonesia.
Ia berharap momentum tersebut dapat mendorong kerja sama Indonesia dan India menjadi semakin luas serta memberikan manfaat konkret bagi masyarakat kedua negara.
“Karena hubungan bilateral Indonesia dengan India sekarang sangat baik, saya memohon kepada Bapak Prabowo untuk terus mempererat hubungan tersebut,” katanya.
Jeremiah juga menilai penguatan hubungan Indonesia-India tidak cukup hanya dilakukan melalui jalur pemerintahan, tetapi perlu melibatkan masyarakat kedua negara.
Menurut dia, pertukaran antarmasyarakat dapat menjadi fondasi penting untuk memperkuat kedekatan Indonesia dan India dalam jangka panjang.
Generasi muda, kata Jeremiah, juga memiliki peran strategis dalam membangun hubungan kedua negara melalui pendidikan, pertukaran budaya, dan berbagai bentuk kolaborasi.
Kehadiran Prabowo di India pun dinilainya membawa harapan baru bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melihat hubungan kedua negara berkembang lebih erat.
Ia berharap berbagai kesepakatan strategis Indonesia dan India nantinya tidak berhenti pada level diplomasi, tetapi menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Semangat untuk Bapak Prabowo, semangat untuk Indonesia. Saya percaya bahwa masa depan kita akan menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.
Kunjungan Prabowo ke India dilakukan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT BRICS ke-18 yang berlangsung pada 12–13 September 2026.
Presiden Prabowo tiba di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, pada Jumat (11/9) sekitar pukul 22.00 waktu setempat atau 23.30 WIB.
Kedatangan Presiden Prabowo disambut sejumlah pejabat India dan perwakilan Indonesia yang berada di New Delhi.
Di antara pejabat tersebut terdapat Menteri Negara Urusan Batu Bara dan Pertambangan India Shri Satish Chandra Dubey.
Prabowo juga disambut Kuasa Usaha Ad Interim KBRI New Delhi Yudho Sasongko serta Atase Pertahanan RI di India Brigjen TNI (Mar) Burhanudin.
Selain itu, Komandan AFS Palam Brigjen Rishabh Mittal dan Additional Secretary (South) Kementerian Luar Negeri India Prashant Agrawal turut menyambut kedatangan Presiden.
Kehadiran Prabowo dalam KTT BRICS menjadi bagian dari agenda diplomasi Indonesia untuk memperkuat posisi dan kerja sama dengan negara-negara anggota forum tersebut.
Di tengah agenda kenegaraan itu, harapan mahasiswa Indonesia di India turut menyoroti pentingnya hubungan antarmasyarakat sebagai bagian dari penguatan kemitraan bilateral.***