JAKARTA – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia mencatat sejarah baru dengan diterima sebagai anggota pertama sekaligus satu-satunya organisasi asal Indonesia dalam keanggotaan Muslim Council of Britain (MCB).
Kepastian tersebut diumumkan melalui surat elektronik resmi MCB pada 21 Juli 2026, setelah proses verifikasi sejak Juni lalu bersama mitra utama MCB, The East London Mosque.
MCB merupakan lembaga independen yang menaungi lebih dari 500 masjid, sekolah, badan amal, dan organisasi profesi Muslim di Inggris. Kehadiran Muhammadiyah menjadi penanda penting, mengingat keanggotaan MCB selama ini didominasi komunitas Muslim Asia Selatan seperti India, Pakistan, dan Bangladesh.
Ketua PCIM Britania Raya & Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. “Tentu ini adalah pintu untuk kami berkontribusi lebih luas. Untuk Muhammadiyah, ini menegaskan bahwa gerakan dakwah dan tajdid Muhammadiyah itu mampu berjejaring luas dan diterima di ruang keislaman. Kami juga meyakini bahwa nilai Wasathiyah yang kami bawa punya tempat untuk menjadi bahan percakapan Muslim global, juga bagi masyarakat Muslim Inggris,” ujarnya, dilanisr muhammadiyah.or.id, Jumat (31/7/2026).
Dalam wawancara, Ince Dian menekankan manfaat nyata dari keanggotaan MCB, mulai dari legitimasi kelembagaan, akses jejaring dengan ratusan institusi Muslim, hingga peluang menyuarakan isu-isu kebijakan nasional di Inggris. Ia juga menyoroti dukungan MCB dalam pengembangan kapasitas organisasi, visibilitas kegiatan PCIM, serta peluang diplomasi lintas iman dan sosial.
“Dan ini semakin memperkuat misi kami untuk memperkenalkan Islam berkemajuan ala Muhammadiyah kepada audiens lintas komunitas,” tambahnya.
Keanggotaan ini menjadi tonggak penting internasionalisasi Muhammadiyah, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Melalui kolaborasi dan kerja-kerja kemasyarakatan, Muhammadiyah diharapkan dapat terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat inklusif dan berkeadaban di Inggris maupun panggung global.



