JAKARTA – Vinicius Junior kembali menjadi sorotan bursa transfer setelah masa depannya di Real Madrid belum menemukan titik terang meski negosiasi kontrak baru telah berlangsung selama berbulan-bulan.
Kontrak pemain asal Brasil itu akan berakhir pada 2027 sehingga Real Madrid kini menghadapi pilihan penting, yakni memperpanjang kontraknya atau melepasnya sebelum berstatus bebas transfer.
Situasi tersebut membuka peluang bagi Arsenal yang terus memantau perkembangan sang winger dan disebut siap bergerak jika kesempatan merekrutnya benar-benar terbuka.
Meski begitu, berbagai laporan menyebut Vinicius Junior masih menjadikan bertahan di Santiago Bernabeu sebagai prioritas utama dibanding menerima tawaran dari klub lain.
Manajemen Real Madrid juga diyakini tidak ingin mengambil risiko kehilangan salah satu pemain terbaiknya secara gratis saat kontraknya habis pada 2027.
Jurnalis Ben Jacobs menilai skenario Vinicius bertahan tanpa memperpanjang kontrak hampir mustahil terjadi berdasarkan informasi yang diperolehnya dari internal Real Madrid.
“Menurut informasi yang saya dapat, pembahasannya keliru jika hanya disebut memiliki tiga opsi, yaitu bertahan lalu pergi secara gratis, dijual ke Arsenal, atau memperpanjang kontrak,” ungkap Jacobs seperti dilansir TEAMTalk, Senin (3/8/2026).
“Orang-orang yang saya ajak berbicara di Real Madrid menegaskan hampir tidak ada kemungkinan klub membiarkan Vinicius tetap bertahan tanpa memperpanjang kontraknya,” lanjutnya.
Dengan kondisi tersebut, Real Madrid disebut lebih memilih menjual sang pemain apabila negosiasi kontrak benar-benar menemui jalan buntu.
Pelatih anyar Jose Mourinho dikabarkan ingin mempertahankan Vinicius karena menganggapnya sebagai aset penting dalam proyek tim musim depan.
Namun Jacobs menilai keputusan akhir bukan sepenuhnya berada di tangan Mourinho karena kebijakan transfer klub tetap dikendalikan Presiden Real Madrid, Florentino Perez.
“Mourinho memang memiliki pengaruh dalam urusan transfer, tetapi ia bukan pihak yang menentukan semuanya,” ungkap Jacobs.
“Ia sebenarnya puas dengan Aurelien Tchouameni, sedangkan jika Rodri datang, keputusan itu berasal dari Florentino Perez,” tambahnya.
Menurutnya, Mourinho memang menginginkan pemain terbaiknya tetap bertahan, tetapi juga memahami kondisi finansial klub.
“Jika Florentino Perez memutuskan pemain ini harus dijual karena tidak memperpanjang kontrak, maka pandangan Mourinho mengenai Vinicius menjadi kurang menentukan,” kata Jacobs.
Real Madrid juga dinilai telah menyiapkan sejumlah opsi apabila Vinicius benar-benar hengkang pada bursa transfer musim panas ini.
Salah satu nama yang diproyeksikan menjadi pengganti adalah Yan Diomande yang dapat mengisi sektor sayap meski lebih sering bermain di sisi kanan.
Selain itu, Mourinho disebut lebih menyukai Kylian Mbappe beroperasi dari sisi kiri sehingga perubahan komposisi lini depan tetap memungkinkan dilakukan.
Tidak hanya itu, Los Blancos bahkan masih berpeluang mendatangkan penyerang nomor sembilan baru sehingga stok pemain ofensif mereka diperkirakan tetap melimpah.
Hingga kini belum ada kesepakatan kontrak baru antara Vinicius Junior dan Real Madrid sehingga Arsenal masih memiliki peluang mengikuti perkembangan situasi tersebut.***



