Sepanjang tahun 2026, aktivitas seismik global mencatatkan peningkatan signifikan. Sedikitnya 10 gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 ke atas (M 7+) telah mengguncang berbagai belahan dunia, dengan peristiwa terbaru yakni gempa M 7,4 yang meluluhlantakkan wilayah barat Kolombia pada 10 Agustus 2026.
Bagi wilayah California Selatan, Amerika Serikat, maraknya rentetan gempa bumi dahsyat di tingkat global ini menjadi pengingat yang nyata akan ancaman bencana seismik yang mengintai di rumah mereka sendiri.
Para ilmuwan telah lama meneliti periode “hening” yang tidak biasa di sepanjang Sesar San Andreas bagian selatan. Penelitian paleoseismik menunjukkan bahwa gempa bumi berskala besar di wilayah tersebut memang terjadi secara tidak teratur. Namun, beberapa segmen Sesar San Andreas saat ini telah melampaui rata-rata historis siklus pelepasan energinya.
Riset dari Statewide California Earthquake Center (SCEC) mencatat bahwa gempa besar berukuran M 7+ secara historis terjadi di Sesar San Andreas selatan setiap 116 hingga 221 tahun sekali selama satu milenium terakhir. Faktanya, sebagian segmen sesar tersebut kini telah tertidur pulas selama lebih dari 300 tahun tanpa pernah mengalami rekahan (rupture) besar.
Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dalam prakiraannya juga menetapkan Sesar San Andreas selatan sebagai salah satu sumber risiko utama gempa bumi masa depan bagi California.
Kendati demikian, para ahli menekankan bahwa gelombang gempa besar yang melanda dunia sepanjang 2026 bukanlah petunjuk langsung bahwa Sesar San Andreas akan segera pecah. Ilmu pengetahuan saat ini belum mampu memprediksi tanggal atau waktu pasti terjadinya gempa bumi secara presisi, dan kejadian gempa berjarak ribuan mil tidak bisa dijadikan bukti bahwa California adalah “giliran berikutnya.”
Namun, satu hal yang pasti dalam kalkulasi sains: California Selatan dipastikan akan kembali dihantam gempa bumi dahsyat. Satu-satunya misteri yang tersisa hanyalah kapan momen itu akan tiba.
Daftar Gempa Bumi Kuat (M 7+) Sepanjang Tahun 2026
Berikut adalah deretan gempa bumi berskala magnitudo di atas 7,0 yang mengguncang berbagai wilayah di dunia sepanjang 2026 (beserta satu kejadian awal dari tahun 2025):
-
22 Februari 2025 – Sabah, Malaysia: Gempa M 7,1 mengguncang wilayah lepas pantai Negara Bagian Sabah di Pulau Kalimantan pada dini hari.
-
24 Maret 2026 – Neiafu, Tonga: Gempa M 7,5 mengguncang kawasan Pasifik Selatan pada pagi hari dan memicu peringatan tsunami berbahaya.
-
30 Maret 2026 – Vanuatu: Gempa M 7,3 mengguncang kawasan lepas pantai sekitar 35 km timur laut Luganville pada malam hari.
-
1 April 2026 – Laut Molucca, Indonesia: Gempa M 7,4 melanda wilayah lepas pantai di bawah Laut Molucca, berdampak dekat Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
-
20 April 2026 – Pesisir Timur Honshu, Jepang: Gempa tektonik M 7,4 mengguncang wilayah lepas pantai timur Honshu pada pukul 14.52 WIB.
-
8 Juni 2026 – Mindanao, Filipina: Gempa M 7,7 mengguncang Filipina selatan dan sempat memicu gelombang tsunami lokal.
-
24 Juni 2026 – Yumare, Venezuela: Sekuens gempa besar diawali gempa pendahuluan M 7,2 dan gempa utama M 7,5, menimbulkan kerusakan parah di kawasan pesisir hingga Caracas.
-
17 Juli 2026 – Meksiko Selatan: Gempa kuat M 7,3 mengguncang wilayah selatan Meksiko, di mana getarannya dirasakan hingga negara tetangga seperti Guatemala dan El Salvador.
-
28 Juli 2026 – Prefektur Kumamoto, Jepang: Gempa M 7,1 menghantam Pulau Kyushu pada pertengahan tahun.
-
10 Agustus 2026 – Chocó, Kolombia: Gempa M 7,4 berkedalaman 107 km mengguncang Kolombia barat, mengakibatkan kerusakan struktur yang masif serta merenggut ratusan korban jiwa.
(Sumber data: U.S. Geological Survey / USGS & Statewide California Earthquake Center / SCEC)


