JAKARTA – Persija Jakarta memanfaatkan masa setelah Piala Presiden 2026 untuk meningkatkan kesiapan tim melalui pemusatan latihan di Thailand.
Program tersebut dimulai pada Senin, 10 Agustus 2026, dengan Shin Tae-yong memimpin langsung agenda persiapan skuad.
Pelatih asal Korea Selatan itu menilai Persija membutuhkan waktu tambahan untuk memperkuat aspek taktik yang belum maksimal sebelumnya.
“Kemarin, dengan adanya turnamen Piala Presiden, kami memang tidak memiliki waktu yang cukup untuk berlatih taktik.”
“Jadi, training camp kali ini fokus pada taktik dasar dan fisik dasar pemain,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu, 12 Agustus 2026.
Pemusatan latihan ini menjadi kesempatan bagi Persija membangun fondasi permainan sebelum memasuki persaingan liga dengan persiapan yang lebih matang.
Kondisi Fisik Pemain Dipantau
Shin Tae-yong tidak hanya memberikan materi permainan, tetapi juga melakukan evaluasi kondisi tubuh setiap pemain secara terukur.
“Kami sudah mengukur kondisi fisik pemain. Termasuk kekuatan, massa otot, dan kadar lemak tubuh. Karena itu, latihan disesuaikan,” ucapnya
Data tersebut menjadi dasar bagi tim pelatih untuk menentukan intensitas latihan sesuai kebutuhan masing-masing pemain.
Pendekatan tersebut membuat program fisik Persija tidak diberikan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan kondisi individual skuad.
Latihan Bertahap untuk Hindari Cedera
Shin Tae-yong juga menaruh perhatian pada risiko cedera selama pemusatan latihan Persija di Thailand.
Beban latihan dirancang meningkat secara bertahap agar pemain memperoleh perkembangan fisik tanpa mengalami tekanan berlebihan.
“Latihan penguatan disesuaikan kebutuhan pemain dan dilakukan bertahap. Kami berharap seluruh pemain menjalani pemusatan latihan dengan baik tanpa cedera,” ujarnya.
Strategi tersebut diharapkan membuat pemain Persija lebih siap menghadapi tuntutan kompetisi yang membutuhkan kekuatan fisik sekaligus konsistensi permainan.
Taktik Jadi Prioritas Persija
Selain peningkatan kebugaran, Shin Tae-yong menjadikan pematangan taktik dasar sebagai salah satu sasaran utama selama berada di Thailand.
Materi latihan diarahkan untuk membangun pemahaman pemain terhadap strategi permainan yang akan diterapkan Persija.
Kesempatan berlatih lebih lama juga memberi ruang bagi pelatih memperbaiki koordinasi dan meningkatkan pemahaman antarpemain.
Dengan kombinasi evaluasi fisik dan pematangan taktik, Persija berupaya memasuki kompetisi liga dengan kondisi skuad yang lebih siap.
Hingga Rabu, 12 Agustus 2026, pemusatan latihan Persija di Thailand masih berlangsung dengan fokus pada fondasi taktik dan peningkatan kondisi fisik pemain.
Shin Tae-yong memastikan program latihan berjalan berdasarkan kebutuhan skuad sekaligus mempertimbangkan kebugaran setiap pemain.***


