JAKARTA – Tim Dokter Kesehatan (Dokkes) Polri memastikan seluruh makanan yang disajikan dalam kegiatan Jamuan Rakyat Jakarta Barat pada Selasa (18/8/2026) aman dari bahan berbahaya dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.
Kepastian tersebut didapat usai petugas medis melakukan pengujian sampel makanan secara menyeluruh di seluruh titik sebaran lokasi acara sebelum kuliner dibagikan kepada warga. Langkah pengawasan ketat ini ditempuh atas undangan Panitia Bersama Jamuan Rakyat Wilayah Jakarta Barat guna menjamin kualitas kesehatan serta kandungan nutrisi dari produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang disediakan.
Dari hasil uji laboratorium lapangan terhadap sampel kuliner di berbagai titik, petugas tidak menemukan adanya kandungan zat berbahaya seperti formalin pada makanan yang diuji.
Anggota Tim Dokkes Polri, Dokter Ipda Nenden, menegaskan bahwa proses pengecekan sampel kuliner dilakukan ketat menggunakan perlengkapan khusus serta mengacu pada prosedur standar pengawasan pangan.
“Pemeriksaan makanan kami lakukan sesuai dengan standar. Kami tidak mentoleransi sekecil apa pun potensi yang dapat membahayakan masyarakat. Dari hasil pemeriksaan di seluruh titik, tidak ditemukan makanan yang mengandung formalin,” tegas Ipda Nenden di lokasi kegiatan.
Upaya mitigasi ini menjadi bagian utama dari komitmen pengawasan pangan agar masyarakat dapat menikmati hidangan pesta rakyat tanpa khawatir akan risiko gangguan kesehatan.
Hingga seluruh rangkaian acara selesai, pelaksanaan Jamuan Rakyat di wilayah Jakarta Barat dilaporkan berlangsung kondusif, tertib, dan aman, baik dari segi situasi keamanan maupun kelayakan konsumsi pangan bagi publik.




