JAKARTA – Rencana Darwin Nunez bereuni dengan Mohamed Salah di Trabzonspor mendadak berubah setelah Al Diriyah dikabarkan membajak proses transfer tersebut.
Nunez sebelumnya diproyeksikan meninggalkan Al Hilal dan terbang ke Turki untuk merampungkan kepindahan dengan status pemain pinjaman.
Namun, situasi berubah ketika Al Diriyah membuka komunikasi dengan Al Hilal dan mengajukan proposal peminjaman untuk penyerang Uruguay tersebut.
Mengutip Liverpool.com, laporan terbaru menyebut Al Diriyah kini menjadi kandidat kuat sebagai pelabuhan baru Nunez pada musim ini.
Jika kesepakatan itu terwujud, peluang Nunez kembali satu tim dengan Salah di Trabzonspor dipastikan kandas.
Sebelumnya, Trabzonspor memang gencar mengejar Nunez setelah sukses mendatangkan Salah pada bursa transfer musim panas.
Salah dan Nunez pernah menjadi rekan setim di Liverpool sehingga rencana reuni keduanya di Turki sempat menjadi salah satu cerita menarik bursa transfer.
Nunez meninggalkan Liverpool pada tahun lalu dengan nilai transfer sekitar US$62 juta atau setara Rp1,11 triliun berdasarkan kurs sekitar Rp17.850 per dolar AS.
Nilai tersebut juga disebut sekitar £46 juta atau kurang lebih Rp1,11 triliun menggunakan kurs GBP/USD terkini.
Di sisi lain, Trabzonspor sebelumnya telah memberikan sambutan besar kepada Salah yang langsung menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di sepak bola Turki.
Salah bahkan sudah menjalani debut bersama Trabzonspor ketika menghadapi Kasimpasa dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1.
Kegagalan mendapatkan Nunez membuat Trabzonspor harus kembali melihat opsi lain untuk memperkuat lini depannya pada musim kompetisi mendatang.
Nunez sendiri bergabung dengan Al Hilal setelah Liverpool melepasnya dan kini masa depannya kembali menjadi perhatian setelah namanya masuk dalam agenda kepindahan.
Perubahan arah transfer tersebut menjadi perkembangan terbaru setelah sebelumnya laporan dari Turki menyebut Trabzonspor telah semakin dekat mendapatkan tanda tangan Nunez.
Presiden Trabzonspor Ertuğrul Doğan bahkan sebelumnya menegaskan belum ada kesepakatan final dengan Nunez, meski mengakui sang striker disukai pelatih.
Dalam perkembangan lain, Liverpool kini memiliki Alexander Isak sebagai salah satu tumpuan utama setelah merekrutnya dengan nilai sekitar US$169 juta atau sekitar Rp3,02 triliun.
Angka tersebut setara kurang lebih £125 juta atau sekitar Rp3,02 triliun berdasarkan pergerakan kurs terkini.
Kondisi Liverpool juga membuat kebutuhan terhadap penyerang tambahan kembali menjadi pembahasan karena Hugo Ekitike disebut masih harus menepi akibat cedera.
Pakar sepak bola Eropa Julian Laurens menilai Liverpool membutuhkan pelapis Isak hingga Ekitike kembali tersedia.
“Menurut saya, sampai Ekitike pulih dari cedera yang cukup panjang, Liverpool membutuhkan penyerang pelapis untuk Isak, terutama jika Cody Gakpo pergi.”
“Pilihan mereka praktis tinggal Isak sebagai penyerang nomor sembilan, meski Chiesa, Szoboszlai, atau Curtis Jones bisa dimainkan sebagai false nine.”
“Namun, saya tetap menilai mereka membutuhkan striker pelapis sampai Ekitike kembali, dan opsi tersebut bisa berupa pemain pinjaman.”
Laurens juga menilai Liverpool masih membutuhkan pembenahan di lini tengah agar lebih sesuai dengan pendekatan permainan yang diinginkan pelatih baru.
Situasi tersebut membuat saga Nunez menarik perhatian karena keputusan Al Diriyah berpotensi menggagalkan reuni mantan duet Liverpool di kompetisi Turki.***




