JAKARTA – Kembalinya José Mourinho ke Real Madrid dinilai Carles Puyol dapat mengubah peta persaingan LaLiga 2026/27.
Puyol menilai Madrid berpotensi menjadi lawan lebih kuat bagi Barcelona setelah menunjuk Mourinho sebagai pelatih hingga 2029.
Mantan kapten Barcelona itu menyebut Mourinho sebagai pelatih berpengalaman yang memahami tekanan besar di klub elite.
“Barcelona tetap memiliki tim yang sangat bagus dan bisa menjalani musim dengan baik,” ujar Puyol dalam konferensi LALIGA dan ESPN.
Namun, Puyol mengingatkan Barcelona karena Real Madrid tetap menjadi salah satu pesaing utama dalam perebutan gelar.
“Dengan Mourinho, Real Madrid bahkan bisa menjadi lebih kuat,” kata Puyol, mengenang rivalitas panas pada era sebelumnya.
Puyol pernah merasakan langsung persaingan Mourinho ketika pelatih Portugal itu menangani Madrid pada periode 2010 hingga 2013.
Kala itu, duel Barcelona dan Madrid juga diwarnai pertarungan Guardiola-Mourinho serta persaingan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Kini, Mourinho kembali setelah Madrid menjalani dua musim tanpa trofi utama dan finis sebagai runner-up LaLiga musim lalu.
Real Madrid resmi menunjuk Mourinho pada Juni dengan kontrak tiga musim yang berlaku hingga 30 Juni 2029.
Tekanan untuk Mourinho semakin besar karena Madrid bergerak agresif di bursa transfer dengan mendatangkan sejumlah pemain penting.
Salah satu transfer terbesar adalah Yan Diomande dari RB Leipzig yang dikontrak selama tujuh musim hingga Juni 2033.
Nilai transfer Diomande dilaporkan mencapai sekitar £115 juta atau sekitar Rp2,78 triliun, memakai kurs sekitar Rp24.185 per pound.
Perhitungan tersebut menggunakan kurs pasar 19 Agustus 2026, ketika GBP/USD berada di sekitar 1,3533 dan USD/IDR sekitar Rp17.870.
Mantan winger Madrid Steve McManaman menilai Mourinho tidak memiliki banyak waktu untuk membangun kembali kekuatan Los Blancos.
“Dia harus menang, sesederhana itu,” kata McManaman ketika ditanya mengenai target Mourinho bersama Madrid.
Menurut McManaman, Mourinho harus membawa Madrid finis di atas Barcelona dan kembali merebut gelar liga setelah periode mengecewakan.
“Dia harus langsung bekerja dan sukses sejak awal, karena itulah alasan dia didatangkan,” ujar McManaman.
Tekanan tersebut sejalan dengan ambisi Madrid yang memperkuat skuad melalui sejumlah nama besar sebelum musim baru bergulir.
Kondisi itu membuat peringatan Puyol semakin relevan bagi Barcelona yang berusaha mempertahankan dominasi domestiknya.
Madrid sendiri kini memasuki fase baru bersama Mourinho dengan Kylian Mbappe tetap menjadi salah satu tumpuan utama lini serang.
Dengan komposisi pemain yang semakin kompetitif, duel Barcelona dan Real Madrid berpotensi kembali menjadi pusat perhatian LaLiga musim ini.***




