JAKARTA – Lionel Messi mencetak gol ke-14 musim ini, tetapi Inter Miami tetap menelan kekalahan 1-2 dari Toronto FC di Nu Stadium, Sabtu (22/8/2026).
Hasil tersebut memperpanjang periode sulit Inter Miami yang kini menjalani lima pertandingan tanpa kemenangan dengan empat kekalahan di antaranya.
Toronto membuka keunggulan pada menit ke-59 melalui Josh Sargent setelah memanfaatkan kegagalan Miami mengamankan bola di area pertahanan.
Tiga menit kemudian, Derrick Etienne Jr. menggandakan keunggulan Toronto sekaligus membuat tuan rumah berada dalam tekanan besar.
Messi kemudian memperkecil ketertinggalan pada menit ke-82 melalui penyelesaian kaki kiri setelah menerima umpan terobosan Rodrigo De Paul.
Gol tersebut menjadi gol ke-14 Messi sepanjang musim 2026 dan gol ke-64 dari 71 penampilannya bersama Inter Miami.
Namun, dorongan Miami pada fase akhir pertandingan tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan.
Toronto Bangkit di Markas Miami
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Toronto yang memperpanjang rekor tidak terkalahkan menjadi empat pertandingan.
Toronto kini memiliki catatan lima kemenangan, tujuh seri, dan sembilan kekalahan dari 21 pertandingan MLS musim ini.
Sargent menyebut kemenangan tersebut menunjukkan semangat juang Toronto yang masih memiliki perjalanan panjang untuk memperbaiki posisi.
“Kami masih punya jalan panjang, tetapi semangat tim ini terlihat dari perjuangan hingga akhir,” tutur Sargent dikutip dari ESPN, Minggu.
Penyerang asal Amerika Serikat itu mencetak gol keempatnya bersama Toronto sejak bergabung pada musim dingin dengan biaya awal US$22 juta.
Dengan kurs sekitar Rp17.681,8 per dolar AS, nilai tersebut setara sekitar Rp389 miliar.
Tekanan Meningkat untuk Inter Miami
Inter Miami kini harus segera menghentikan tren negatif agar tidak kehilangan posisi penting dalam persaingan papan atas Wilayah Timur.
Sebelumnya, Miami juga tersingkir dari Leagues Cup setelah mengalami dua kekalahan pada fase awal dan kalah telak 1-4 dari Nashville SC.
Hasil imbang 2-2 melawan Philadelphia Union sempat menghentikan rangkaian kekalahan, tetapi Miami kembali gagal meraih kemenangan ketika menghadapi Toronto.
Pelatih Guillermo Hoyos mengakui timnya sedang menghadapi masalah hasil yang berdampak terhadap kepercayaan diri pemain.
“Saat ini kami menghadapi kesulitan dalam meraih hasil yang sebelumnya tidak kami alami.”
“Ketika mengalami rangkaian kekalahan, tanggung jawab ada pada saya bersama staf untuk mencari cara membalikkan keadaan secepat mungkin.”
Hoyos juga mengatakan belum menerima informasi dari pemilik klub mengenai masa depannya setelah serangkaian hasil buruk tersebut.
Posisi Miami Mulai Terancam
Inter Miami masih berada di posisi kedua Wilayah Timur, tetapi jarak dengan Nashville SC di puncak semakin melebar.
Situasi tersebut membuat Miami harus menjaga posisi empat besar demi memperoleh keuntungan sebagai tuan rumah pada putaran pertama playoff.
Di sisi lain, Toronto mulai menghidupkan kembali peluang untuk masuk persaingan playoff setelah meraih hasil positif dalam empat pertandingan terakhir.
Di tengah keterpurukan tim, Messi tetap menunjukkan produktivitas dengan mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir Inter Miami.
Namun, performa individual pemain asal Argentina tersebut belum mampu mengangkat Miami keluar dari periode sulit yang sedang berlangsung.
Inter Miami selanjutnya dijadwalkan menghadapi CF Montreal pada pertandingan berikutnya, sementara Toronto akan menjamu New York City FC.***





