MASON, OHIO— Jessica Pegula memastikan tempat di final Cincinnati Open setelah menundukkan Iga Swiatek dalam duel semifinal sengit tiga set.
Pegula mengakhiri dominasi Swiatek di Cincinnati dengan kemenangan 7-5, 4-6, 6-4 dalam pertandingan hampir tiga jam.
Duel semifinal Cincinnati Open berlangsung di Lindner Family Tennis Center, Mason, Ohio, Amerika Serikat pada Minggu (23/8/2026) pagi WIB.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal karena kedua petenis silih berganti merebut gim servis masing-masing.
Pegula akhirnya mengamankan set pertama 7-5 setelah mampu memanfaatkan peluang penting di fase akhir permainan.
Swiatek merespons dengan permainan lebih agresif dan merebut set kedua 6-4 untuk memaksa pertandingan memasuki penentuan.
Pada set ketiga, Swiatek sempat berada di posisi menguntungkan sebelum Pegula menemukan kembali momentum permainannya.
Petenis Amerika Serikat itu kemudian membalikkan tekanan dan memastikan kemenangan 6-4 sekaligus tiket menuju partai puncak.
“Saya senang dengan cara saya menangani banyak hal yang terjadi hari ini,” kata Pegula, dikutip dari WTA.
Hasil tersebut sekaligus menghentikan catatan sepuluh kemenangan beruntun Swiatek di turnamen Cincinnati Open.
Pertemuan ini menjadi duel ke-13 antara Pegula dan Swiatek dengan persaingan keduanya kembali berlangsung sangat ketat.
Strategi Pegula bermain dekat garis belakang menjadi salah satu faktor penting yang membuat Swiatek kesulitan mengembangkan permainannya.
“Sejak gim pertama, saya berdiri dekat garis belakang untuk mengurangi waktu dan ruang geraknya. Saya rasa strategi itu yang selalu membuat saya berhasil melawannya di lapangan keras,” kata Pegula.
Catatan pertandingan menunjukkan terdapat 13 break servis yang terjadi sepanjang duel semifinal tersebut.
Swiatek juga melakukan dua double fault yang turut memberikan keuntungan bagi Pegula dalam pertandingan penuh tekanan.
Momentum penentu muncul pada gim kesembilan set ketiga ketika Pegula memperoleh break setelah forehand Swiatek melebar.
Kemenangan ini menjadi keberhasilan Pegula mencapai final Cincinnati Open untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir.
Perjalanan Pegula menuju final juga tidak mudah setelah sebelumnya mengalahkan Amanda Anisimova pada babak perempat final.
Pegula bahkan sempat menjalani jeda medis dalam pertandingan tersebut sebelum melanjutkan perjuangannya menuju semifinal.
Ia kemudian memanfaatkan waktu istirahat penuh pada Jumat untuk memulihkan kondisi sebelum kembali bertanding.
“Pagi ini saya tidak merasakan keluhan apa pun yang mengganggu saat menghadapi Amanda,” ujarnya.
Di final Cincinnati Open, Pegula masih menunggu calon lawannya dari pertandingan antara Sara Bejlek dan Coco Gauff.
Pertandingan final akan menjadi kesempatan Pegula untuk menutup perjalanan impresifnya di Cincinnati dengan gelar juara.***