BANDUNG — Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, meminta Bobotoh tidak nekat datang secara spontan ke lokasi yang berpotensi menimbulkan persoalan keamanan. Ia menegaskan, suporter Persib Bandung sebaiknya mematuhi arahan kepolisian dan memilih tidak berangkat jika kehadiran mereka tidak melalui koordinasi yang jelas.
Imbauan tersebut disampaikan Umuh menyusul perhatian Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terhadap keselamatan masyarakat, termasuk Bobotoh. Menurut Umuh, kepolisian telah menunjukkan kepedulian dengan melakukan koordinasi demi menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama.
Umuh pun menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Jabar beserta jajaran direktur yang telah meluangkan waktu untuk berkoordinasi. Ia menilai perhatian tersebut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Jawa Barat, khususnya para pendukung Persib.
“Mudah-mudahan apa yang diimbau Bapak Kapolda ini, alhamdulillah, beliau meluangkan waktu dengan para direkturnya. Alhamdulillah, ini luar biasa. Sayang kepada orang Jawa Barat, sayang kepada Bobotoh,” ujar Umuh.
Di sisi lain, Umuh menilai sikap Bobotoh saat ini sudah semakin dewasa. Ia melihat adanya perkembangan positif dalam perilaku suporter dan berharap kondisi tersebut terus dipertahankan.
Karena itu, Umuh meminta para pendukung Persib tidak merusak perkembangan positif tersebut dengan mengambil keputusan sendiri, terutama dengan datang secara spontan tanpa pemberitahuan atau koordinasi.
“Nah, di sini saya tetap mengimbau anak-anak, adik-adik, mungkin cucu saya, semua. Insyaallah, karena Bapak-bapak toh makin dewasa. Makin ke sini makin dewasa dan makin baik, ini bisa dirasakan,” tuturnya.
Umuh secara khusus mengingatkan Bobotoh agar tidak bepergian sendiri-sendiri tanpa mengetahui situasi maupun arahan yang berlaku. Menurut dia, tindakan spontan justru dapat menimbulkan risiko yang tidak diinginkan.
“Nah, di sini saya pun juga tetap menyayangi kalian. Jangan sampai ada yang datang walaupun nanti sendiri-sendiri, tanpa diberitahu kepada orang lain. Nanti selalu ada yang spontan,” tegasnya.
Ia pun meminta Bobotoh menahan diri apabila mengetahui adanya rencana keberangkatan yang dilakukan secara spontan. Bagi Umuh, keputusan untuk tidak berangkat merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan memaksakan diri datang tanpa koordinasi.
“Kalau kita mendapat tahu itu spontan, sudah ketahuan, itu habis di situ. Jangan. Karena spontan, lebih baik tidak berangkat. Lebih baik tidak berangkat,” pungkas Umuh.
Imbauan tersebut sekaligus menjadi penegasan Umuh agar Bobotoh tetap mengedepankan keselamatan dan mematuhi arahan aparat. Ia berharap kedewasaan yang selama ini ditunjukkan suporter Persib terus dipertahankan sehingga situasi tetap aman dan kondusif.