JAKARTA – Napoli harus menerima kekalahan 0-1 dari Arsenal dalam laga Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal Martin Ødegaard pada menit ke-75 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Arsenal sebenarnya tampil lebih agresif dan terus menekan pertahanan Napoli sepanjang pertandingan.
Namun, penyelesaian akhir menjadi masalah bagi skuad Mikel Arteta karena sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.
Bukayo Saka, Mikel Merino, Piero Hincapie, hingga Noni Madueke sempat memiliki kesempatan untuk membawa Arsenal unggul.
Dominasi Arsenal terlihat dari jumlah tembakan yang mencapai 26 kali, sedangkan Napoli hanya menghasilkan lima percobaan.
Tekanan Arsenal akhirnya membuahkan hasil ketika Ødegaard melepaskan tembakan keras yang menghantam tiang sebelum masuk ke gawang.
Gol tersebut sekaligus memastikan Arsenal membawa pulang tiga poin penting dari kandang Napoli.
Massimiliano Allegri mengakui Arsenal tampil lebih baik setelah Napoli gagal mengimbangi permainan lawannya.
Pelatih Napoli itu menilai timnya harus belajar dari kesalahan yang terjadi sepanjang pertandingan.
“Arsenal adalah tim hebat. Kami harus bersabar agar tidak kebobolan,” kata Allegri kepada Sky Sport seperti dikutip Evening Standard, Kamis.
“Kami mampu meningkatkan level permainan. Kami sebenarnya bisa tidak kebobolan dan juga bisa mencetak gol.”
“Kami perlu menganalisis kesalahan kami. Pada babak pertama, kami seharusnya bisa tampil lebih baik secara teknis.”
“Namun, Arsenal menunjukkan penampilan hebat sehingga mampu mencetak gol. Mereka adalah tim yang sangat bagus.”
Allegri juga menilai Napoli sebenarnya memiliki kesempatan untuk menghindari kekalahan dari klub asal London tersebut.
Namun, Arsenal mampu mempertahankan tekanan sekaligus mengontrol jalannya pertandingan hingga peluit akhir.
Kapten Napoli Giovanni Di Lorenzo turut mengakui kualitas Arsenal setelah timnya gagal meraih hasil positif di kandang.
“Mereka adalah tim yang luar biasa. Kami memiliki beberapa peluang dan seharusnya bisa tampil lebih baik.”
“Masih ada tujuh pertandingan lainnya. Kami harus terus bekerja keras dan menghindari kesalahan serupa pada masa mendatang.”
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Napoli dalam pertandingan pembuka perjalanan mereka di fase liga Liga Champions.
Sebaliknya, Arsenal mendapatkan modal penting setelah mampu mencuri kemenangan di salah satu laga tandang paling sulit.
Hasil ini juga memperlihatkan kemampuan Arsenal menjaga ketenangan ketika peluang demi peluang belum menghasilkan gol.
Bagi Napoli, pekerjaan Allegri kini adalah memperbaiki efektivitas serangan dan mengurangi kesalahan teknis sebelum laga berikutnya.***