Nama anak angkat presenter Ruben Onsu, Betrand Peto (BP), mendadak menjadi sorotan publik usai dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak kekerasan seksual pada Sabtu (12/9/2026). Menanggapi riuh pemberitaan tersebut, Ruben Onsu akhirnya menyampaikan klarifikasi resmi melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam permohonan maaf tertulisnya, Ruben membeberkan alasan dirinya baru bisa memberikan tanggapan lantaran harus menunggu kepulangan sang anak dari lokasi pengambilan gambar hingga larut malam.
“Pertama-tama, kami memohon maaf atas pemberitaan yang terjadi. Mohon maaf apabila baru pagi ini saya dapat memberikan penjelasan. Tadi malam, saya masih menunggu anak saya pulang setelah menjalani proses syuting hingga larut malam,” tulis Ruben Onsu, Minggu (13/9/2026).
Ruben Janji Kooperatif dan Minta Publik Berpatokan pada Bukti
Lebih lanjut, Ruben menyampaikan niatnya untuk mendengarkan kronologi secara utuh langsung dari sang anak beserta para saksi yang berada di lokasi kejadian sebelum mengambil langkah legal berikutnya.
Ia mengimbau masyarakat serta media untuk menahan diri dan tidak serta-merta menarik kesimpulan yang menyudutkan salah satu pihak sebelum seluruh fakta hukum terungkap.
“Siang ini, saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian agar memahami situasi secara lengkap. Sebelum masalah ini jelas, kami berharap publik tidak mengambil kesimpulan awal. Percayalah, kami tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya sesuai bukti-bukti yang ada,” tegas Ruben.
Ruben memastikan pihak keluarga akan bersikap terbuka dan mendukung penuh proses hukum yang tengah berjalan di kepolisian.
Polda Metro Jaya Benarkan Penerimaan Laporan
Secara terpisah, kepolisian mengonfirmasi adanya laporan polisi (LP) yang menyeret nama anak figur publik tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan penerimaan berkas laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
“Laporan resmi diterima pada Sabtu, 12 September 2026 di SPKT Polda Metro Jaya. Terlapor berinisial ATT alias BP, yang diketahui merupakan anak angkat dari artis berinisial RSO,” kata Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulisnya.
Meski demikian, pihak kepolisian belum merinci detail mengenai dugaan kronologi maupun pasal yang disangkakan. Kasus ini bermula dari unggahan akun media sosial @prass_iam04 yang membeberkan dugaan keributan di sebuah tempat hiburan malam, yang ditengarai berujung pada tindakan pelecehan serta luka fisik pada bagian telinga korban.