JAKARTA — Simak prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah ibu kota provinsi di Indonesia pada Rabu (16/9/2026).
Sejumlah daerah diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang, sementara wilayah lainnya berpotensi menghadapi hujan disertai petir.
BMKG juga memperkirakan kondisi berawan, berkabut, udara kabur, hingga cerah di sejumlah ibu kota provinsi.
Berikut Prakirawan BMKG Ina Indah H. menyampaikan prakiraan cuaca hari ini seperti dikutip kanal YouTube BMKG:
Sumatra
Banda Aceh diprakirakan mengalami kondisi berawan tebal pada Rabu, 16 September 2026.
Medan berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan pada periode prakiraan.
Padang juga diprediksi mengalami hujan ringan sehingga masyarakat perlu memperhatikan perubahan kondisi langit.
Pekanbaru diprakirakan berkabut pada Rabu sehingga jarak pandang dapat menjadi perhatian.
Jambi diprediksi mengalami udara kabur pada periode prakiraan BMKG.
Bengkulu juga diprakirakan mengalami kondisi udara kabur sepanjang periode yang diinformasikan.
Palembang diprediksi mengalami udara kabur berdasarkan prakiraan cuaca BMKG.
Bandar Lampung diprakirakan berkabut sehingga pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan.
Pangkal Pinang diprediksi berada dalam kondisi berawan pada Rabu, 16 September 2026.
Tanjung Pinang diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal pada periode tersebut.
Jawa
Jakarta diprediksi mengalami cuaca berawan pada Rabu, 16 September 2026.
Serang diprakirakan berada dalam kondisi berawan tebal menurut informasi BMKG.
Bandung juga diprediksi mengalami cuaca berawan tebal pada periode prakiraan.
Semarang diprakirakan mengalami udara kabur sehingga kondisi jarak pandang perlu diperhatikan.
Yogyakarta diprediksi mengalami cuaca berawan sepanjang periode prakiraan.
Surabaya menjadi salah satu ibu kota provinsi di Jawa yang diprediksi mengalami cuaca cerah.
Bali dan Nusa Tenggara
Denpasar diprakirakan mengalami kondisi berawan tebal pada Rabu, 16 September 2026.
Mataram juga diprediksi berada dalam kondisi berawan tebal berdasarkan informasi BMKG.
Kupang diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan pada periode tersebut.
Kalimantan
Pontianak berpotensi mengalami hujan ringan pada Rabu, 16 September 2026.
Tanjung Selor perlu mewaspadai hujan yang disertai petir berdasarkan prakiraan BMKG.
Palangkaraya diprediksi mengalami kondisi berkabut pada periode prakiraan.
Banjarmasin juga diprakirakan berkabut sehingga jarak pandang dapat menjadi perhatian.
Samarinda diprediksi mengalami udara kabur pada Rabu, 16 September 2026.
Sulawesi
Manado diprakirakan mengalami kondisi cerah berawan pada periode prakiraan BMKG.
Gorontalo diprediksi mengalami cuaca berawan tebal pada Rabu.
Makassar diprakirakan berada dalam kondisi berawan pada periode tersebut.
Kendari juga diprediksi mengalami cuaca berawan berdasarkan informasi BMKG.
Palu berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan pada Rabu.
Mamuju perlu mengantisipasi hujan dengan intensitas sedang sesuai prakiraan BMKG.
Maluku dan Papua
Jayapura diprakirakan mengalami kondisi berawan pada Rabu, 16 September 2026.
Ternate diprediksi mengalami cuaca berawan tebal pada periode prakiraan.
Ambon berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan.
Jayawijaya juga diprakirakan mengalami hujan ringan pada Rabu.
Merauke diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan berdasarkan prakiraan BMKG.
Sorong diprakirakan mengalami udara kabur pada periode yang diinformasikan.
Manokwari juga berpotensi mengalami udara kabur sehingga kondisi jarak pandang perlu diperhatikan.
Nabire diprediksi mengalami udara kabur pada Rabu, 16 September 2026.
Daerah yang Perlu Diwaspadai
Hujan disertai petir menjadi kondisi yang perlu diperhatikan khususnya di Tanjung Selor.
Sementara itu, Mamuju diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Hujan ringan juga berpotensi terjadi di Medan, Padang, Pontianak, Palu, Ambon, Jayawijaya, dan Merauke.
Masyarakat di wilayah yang diprakirakan berkabut atau mengalami udara kabur perlu memperhatikan jarak pandang.
Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer sehingga masyarakat disarankan memantau informasi BMKG secara berkala.***