TURIN, ITALIA — Kabar kurang sedap datang dari bek Timnas Indonesia, Jay Idzes. Pemain Sassuolo itu mengalami cedera otot paha belakang saat menghadapi Juventus pada lanjutan Serie A, Senin (14/9/2026) dini hari WIB.
Idzes harus meninggalkan lapangan pada menit ke-80 setelah terlihat kesakitan sambil memegangi bagian belakang pahanya. Duje Caleta-Car kemudian masuk menggantikan bek berusia 26 tahun tersebut.
Cedera itu menjadi perhatian karena terjadi kurang dari dua pekan sebelum Timnas Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Indonesia pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
Sassuolo sendiri berhasil membawa pulang kemenangan 3-2 dari markas Juventus. Namun, kemenangan tersebut harus dibarengi dengan kekhawatiran mengenai kondisi Idzes yang menjadi salah satu pemain penting di lini pertahanan klub Italia itu.
Ditarik Keluar pada Menit ke-80
Momen cedera Idzes terjadi pada babak kedua. Ia tampak mengalami masalah pada bagian belakang paha hingga akhirnya meminta untuk digantikan.
Tim pelatih Sassuolo kemudian mengambil keputusan untuk menariknya keluar pada menit ke-80. Caleta-Car dipercaya melanjutkan tugas Idzes hingga pertandingan berakhir.
Media Italia, Sassuolo News, juga menyoroti insiden tersebut. Dalam laporannya, media itu menyebut Idzes terpaksa menghentikan penampilannya setelah mengalami masalah pada bagian pahanya sekitar 10 menit sebelum pertandingan selesai.
Kondisi tersebut membuat status Idzes untuk pertandingan Sassuolo berikutnya masih belum dapat dipastikan. Sassuolo dijadwalkan bertandang menghadapi Monza pada Jumat (18/9/2026) malam waktu setempat.
Sassuolo News menyebut kondisi otot Idzes masih perlu dipantau lebih lanjut sebelum dapat diketahui apakah ia bisa kembali tampil dalam pertandingan berikutnya.
Menunggu Hasil Pemeriksaan
Setelah insiden tersebut, tim medis Sassuolo langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi Idzes. Pemeriksaan lebih mendalam dijadwalkan dilakukan dalam beberapa hari untuk mengetahui tingkat keparahan cedera.
Hasil evaluasi medis akan menjadi gambaran penting mengenai waktu pemulihan yang dibutuhkan Idzes. Untuk saat ini, belum ada kepastian mengenai berapa lama pemain dengan tinggi 191 sentimeter itu harus menepi.
Situasi tersebut juga menjadi perhatian bagi Timnas Indonesia. Idzes diproyeksikan menjadi bagian dari skuad yang disiapkan pelatih John Herdman untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Jarak waktu antara cedera dan dimulainya turnamen membuat perkembangan kondisinya menjadi penting. Timnas Indonesia akan memulai kiprah di ajang tersebut pada 24 September, sementara cedera Idzes baru terjadi pada 14 September.
Artinya, waktu pemulihan yang tersedia sangat terbatas jika sang pemain tetap diharapkan ambil bagian dalam turnamen di Indonesia.
Bukan Cedera Pertama Tahun Ini
Masalah kebugaran juga bukan kali pertama dialami Idzes sepanjang 2026. Pada Mei lalu, ia sempat mengalami cedera tumit yang membuatnya absen dari agenda Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026.
Kini, kondisi berbeda kembali menghampirinya setelah mengalami masalah pada otot paha belakang ketika membela Sassuolo.
Nasib Idzes untuk tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil pemeriksaan medis. Jika cedera dinilai ringan dan proses pemulihannya berjalan cepat, peluangnya untuk kembali bermain bersama Sassuolo sekaligus bergabung dengan Timnas Indonesia masih terbuka.
Sebaliknya, cedera yang membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang dapat membuat keikutsertaannya di turnamen tersebut harus dipertimbangkan kembali.
Dalam beberapa hari ke depan, hasil pemeriksaan terhadap cedera paha Idzes akan menjadi penentu utama. Kondisi itu juga akan memberikan gambaran apakah bek Sassuolo tersebut dapat pulih tepat waktu untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.